MENU

▼

Rabu, 08 Maret 2017

Mahasiswa Keren 2017

Sumber Gambar: Kamera Pribadi
Foto ini adalah Memori Kebersamaan Mas HB 
Saat Menjabat Sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan PAI 2014.
Masa-masa kuliah adalah masa-masa yang seru banget. Seru dalam belajar, Seru Meneliti, seru berorganisasi, seru mengabdi ke masyarakat, seru berdemo, dan yang gak kalah seru adalah seru memilih pasangan hidup, hehe..
_________________________________________________________________
Menjadi mahasiswa itu keren loh !  gak percaya, baca terus sampai selesai. okay..
_________________________________________________________________
Mahasiswa itu beragam prinsip dan kebiasaanya. Ada mahasiswa idealis ada pula yang pragmatis. Kedua hal tersebut dapat dilihat dari kebiasaannya.
  • Mahasiswa yang fokus hanya kuliah saja disebutnya Kupu-kupu (Kuliah pulang-kuliah pulang). 
  • Mahasiswa yang aktif kuliah aktif juga organisasi disebutnya Kura-kura (kuliah Rapat-kuliah rapat). 
  • Mahasiswa yang kuliah sambil kerja disebutnya Kunang-Kunang (Kuliah cari Uang) 
  • Mahasiswa yang kuliah cari pacar disebutnya apa ya....? Tebak aja sendiri hehee..
  • Btw, itu sih mending, ada nih kebiasaan mahasiswa yang kuliah kagak lulus-lulus, organisasi kagak, kerja kagak, pokoknya gak ngapa-ngapain dah. Sampai pada akhirnya ia mendapat gelar MA. Wih keren banget yah dapat gelar MA kayak dosen. Upss entar dulu, MA emangnya apaan dah?? kok bangga...hehe.. Tenang, akan saya artikan. MA itu bukan Master Agama, tapi Mahasiswa Abadi. hahaa... Mahasiswa jenis ini gak ada lagi kemungkinannya kecuali di DO alias Drop OUT. ihhh ngeri banget yah...! Pokonya amit-amit jabang bayi dah, kalian jangan pada kayak begitu, kasian orang tua mu, iya gak? mereka nungguin kamu di wisuda dan menjadi sarjana. uhh terharuu...
____Udah ah, jangan becanda lagi, saya mau nulis serius nih, agar kalian yang baca juga dapat ilmu yang serius. yuk kita mulai.____
       Saya ingin mengajak kalian untuk memahami "Apa Itu Mahasiswa Keren?" Saya akan menunjukan kepada kalian sebuah hasil wawancara yang telah saya dapatkan dengan seorang mantan mahasiswa dan aktivis UIN Sayarif Hidayatullah Jakarta yaitu Lukman Hakim. Saat ini ia telah menjadi Pengusaha sukses, politikus, dan aktivis.
Saya memulai dengan pertanyaan berikut:
  • Mimpi Apakah yang Pernah Anda Miliki Saat Menjadi Mahasiswa?___
Mimpi menjadi manusia yang Mandiri. Dalam artian hidup saya tidak boleh merepotkan orang lain terutama orang tua, teman, dan sahabat yang ada di lingkungan saya, justru sebaliknya, mestinya kita menjadi pribadi yang lebih berarti kepada siapapun, serta memberikan manfaat dan maslahat yang sebesar-besarnya bagi siapapun yang membutuhknya. Maka, dari mimpi itulah, saya memaksimalkan setiap usaha dengan segala upaya agar bisa meraih kesuksesan baik ketika di kampus, organisasi mapun dalam bidang pekerjaan.
Selanjutnya yang tidak boleh untuk ditinggalkan ialah proses belajar. Rasulullah Saw., mendapat perintah yang pertama ialah untuk Iqra’ (membaca), yang dapat juga diartikan belajar. Belajar terhadap berbagai aspek kehidupan, keadaan, atau kondisi yang terjadi. Maka dari itu, proses belajar bagi setiap manusia adalah suatu keniscayaan yang harus terus di langgengkan sejak dalam buaian hingga ke liang lahat. Jika manusia berhenti belajar maka berhentilah proses kehidupanya. 
Dari proses belajar itulah, kita harus senantiasa menyadari akan makna dari hakikat kehidupan. Tidak semua manusia hidup bahagia dengan segala kekayaan dan prestasinya, namun ada yang susah, sedih, takut, bingung, miskin dan lain sebagainya. Kita perlu menyadari akan hal tersebut agar kita mampu memiliki kebijaksanaan dalam hidup. 
Sakit memang, bahkan perih jika kita menjalani proses. Lihatlah kupu-kupu. Sebelum menjadi kupu-kupu ia melawati proses panjang yang sangat menyakitkan, dari bentuk Ulat menjadi kepongpong, lalu ia menjadi kupu-kupu yang indah nan cantik. Begitupun diri kita, jika ingin menjadi manusia yang sukses, bahagia, dan menjadi orang hebat, maka harus menjalani proses panjang. So, nikmati segala kondisi yang sedang dan akan terjadi, karena percayalah kesuksesan itu pasti akan datang kepada orang-orang yang memiliki upaya.
  • Motivasi Apakah yang Menjadikan Anda Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi Saat Menjadi Mahasiswa?__
Pertama, Orang tua – yap, orang tualah yang menjadikan saya termotivasi untuk bisa menghadapi berbagai macam problematika kehidupan kampus. Jika di ingat masa-masa itu membuat hati saya bercampur aduk, rasa haru, bangga, bahagia, namun juga rasa prihatin yang sangat besar. Karena masa itu menjadi satu masa yang menjadikan saya berpikir kritis terhadap berbagai hal yaitu diantaranya tentang keadaan finansial orang tua yang sangat terbatas jauh dari kata makmur dan sejahtera. Sehingga diri saya tidak mampu berharap banyak dalam segi keuangan atau finansial. Padahal yang namanya orang kuliah pasti membutuhkan biaya yang tidaklah sedikit, baik biaya untuk pendidikan mapun biaya hidup, namun begitulah, hati saya sangat menolak jika menaruh pengharapan kiriman dari orang tua, bahkan “Boro-boro saya minta di kirimin uang sama orang tua, mengingat mereka saja membuat hati sedih karena hidupnya yang memprihatinkan”.
Sejak menjadi mahasiswa saya tidak pernah mau meminta uang dari orang tua malahan saya berpikir bagaiamana caranya agar saya bisa mengirim uang kepada orang tua, karena betapa malunya jika seorang anak laki-laki yang berlabelkan “mahasiswa” masih meminta uang kepada orang tua, apa kata dunia !. hehehee...
 Saya berjanji dalam hati, apapun yang terjadi dalam hidup ini akan saya jalani, karena saya yakin Allah pasti akan memberikan jalan kemudahan bagi hambanya yang taat. Begitulah keyakinan saya benar-benar membuat sekujur tubuh saya dari ujung rambut hingga ujung kaki bersemangat untuk memperjuangkan kehidupan saya dengan tanpa merepotkan orang tua. Dalam langkah tersirat niat hati untuk menjunjung tinggi harkat, derajat, dan martabat orang tua dengan segala daya dan upaya.
Kedua, Saya berpikir bahwa saya hidup harus mampu menaklukan Alam. Sahabat Motion, jika kita hidup hanya menjadi orang yang takut dan hawatir akan kegagalan, masalah, atupun kekalahan, maka kita akan selamanya hidup dalam keterpurukan dan penjajahan. Padahal zaman terus bergulir dengan silih berganti, bahkan kini kita sedang berada di zaman canggih globalisasi dan modernisasi. Semua orang sudah menguasai berbagai macam aplikasi yang sangat canggih, maka Jika kita tidak mampu memiliki kemampuan untuk menguasai aplikasi itu, selamanya kita akan tertindas dalam kehidupan yang direndahkan dari golongan yang lain. Kalau bukan kita yang merubah lalu siapa lagi, kalau bukan sekarang lalu kapan lagi. So, tundukan dan taklukan alam agar kau berjaya dimasa sekarang dan akan datang.
Ketiga, orang besar itu selalu menyelesaikan masalah yang besar pula. Filosofi itu yang membuat saya semakin greget terhadap dunia yang dipenuhi oleh ketakutan dan pikiran kerdil, padahal sesungguhnya tidak ada orang besar yang tidak memiliki masalah, tidak ada orang sukses tanpa kegagalan, dan tidak ada pemimpin Hebat yang tidak pernah gagal. So, sebelum anda berkata “saya menyerah “, atau “saya tidak pantas untuk menjadi A, B, C dan seterusnya.....”. maka, saran saya berpikir dan merenunglah sejenak tentang filosofi di atas, sebelum anda menyesal seumur hidup. Karena tidak ada masalah tanpa solusi. Solusi akan ada dibalik setiap masalah, hanya saja kita butuh waktu dan upaya yang maksimal untuk menemukanya.
  • Mahasiswa Penting Gak Sih Mengikuti Kegiatan Organisasi?____
Biasanya relatif, tergantung siapa yang memandang. Akan tetapi menurut hemat saya kegiatan organisasi sangatlah penting, karena ilmu organisasi tidak di ajarkan dalam bangku kuliah. Kemudian dari pada itu, yang harus kita ketahui bahwa Organisasi adalah sebuah wadah atau ruang yang strategis untuk mengembangkan potensi diri dalam berbagai bidang seperti ilmu manajemen kepemimpinan (Leadership management), ilmu sosial dan politik, mengasah skill atau keahlian, memperbanyak relasi dan teman, serta mereaktualisasikan diri menuju perubahan yang tidak di miliki oleh mahasiswa yang ada pada umumnya. 
Namun juga, dalam berorganisasi akan ada berbagai tantangan dan hambatan dalam menjalaninya. Segudang kesibukan organisasi sering kali dijadikan sebagai alasan atau alibi bagi sebagian mahasiswa dalam proses belajar di dalam kelas, sehingga tidak jarang mahasiswa yang seperti ini meninggalkan kelas saat jam pelajaran, absen banyak yang bolong, bahkan yang lebih parah mereka mendapat gelar MA alias Mahasiswa abadi. Padahal pada kenyataannya bukanlah organisasinya yang membuat mahasiswa terhambat, akan tetapi mahasiswa itu sendiri yang belum pandai membagi waktu, kapan waktu belajar di kelas, kapan waktu belajar di organisasi, dan kapan waktu untuk bekerja. Jika kita pandai mengatur waktu maka segala rutinitas dan aktifitas tidak akan ada masalah atau menghambat bagi dirinya.
  • Lalu Bagaimana Menurut Anda Tentang Mahasiswa yang  Sering Kali Meremehkan Organisasi?         
       Menurut hemat saya “Jangan pernah melihat orang lain ketika hendak aktif di organisasi, lihatlah diri sendiri”. Artinya diri kitalah yang merasa butuh akan ilmu organisasi itu, jadi berproseslah dengan baik dan sungguh-sungguh. Seringkali jika kita terlalu sibuk melihat orang lain, maka pengaruhnya berdampak pada jalan pola pikir kita, sehingga kita akan terbawa pada keadaan orang itu, padahal seharusnya kita memunculkan prinsip yang kuat sebagai mahasiswa.
            Mahasiswa yang suka meremehkan organisasi biasanya di karenakan perbedaan pandangan, atau karena belum mengetahui makna dan hikmah di balik organisasi, dan mungkin juga di karenakan masalah pribadi yang membuat dirinya sungkan dan anti pati terhadap organisasi.
          Demikianlah sahabat pembaca. Semoga tulisan ini bermanfaat buat kalian semua dan juga dapat memotivasi kalian untuk menjadi mahasiswa yang keren. amin. Yang terpenting adalah seberapa besar kesungguhan kita dalam berproses dan berjuang. "Bersungguh-sungguhlah dalam menggapai impian, karena impianlah yang akan mengantarkan diri kita kepada tujuan".[] #HBGreat #HBinspirasiHati #SuksesHebat45.

_()_


Baca Artikel Lainnya:
7 Ayat Inspirasi Hati
Masyarakat Bahari Dalam Tinjauan Sosio-Kultural
Dosa Meninggalkan Shalat 5 Waktu


"SEMANGAT HIDUP: EKSPRESIKANLAH DENGAN PRIBADI YANG TOTAL"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Sikap sopan santun adalah wajah budaya manusia Nusantara"