“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q.S. Al-Imran: 139)
Kamis, 26 Desember 2013
Sabtu, 14 Desember 2013
SEMINAR TERBESAR AKHIR TAHUN 2013
Assalamu'alaikum.,
WAKAF (Wahana Kreatifitas) Pendidikan Agama Islam proudly present :
"Seminar termegah dan terakbar akhir tahun" dengan tema "One Minute Awareness"
Yang akan di isi oleh motivator handal
Nanang Qosim Yusuf (Motivator pemecah rekor muri dengan audience terbanyk, Penulis buku best seller "7 Awareness", Alumni PAI UIN Jakarta)
Hari/tanggal : Kamis, 19 Desember 2013
Waktu : 07.30 - 13.00
Tempat : Auditorium Prof. Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Fasilitas* : Sertifikat, Snack, dan hadiah undian
Tunggu apalagi., raih kesempatan mendapat pelatihan motivasi GRATIS ! ! ! langsung dari ahlinya
ajak saudara, kerabat, dan kawan anda untuk hadir dan langsung mendaftar dengan cara ketik : Nama_Instansi/Lembaga_No. Telp kirim ke CP :
Fadlurrahman : 085740974198
Muhyi : 089656479194
Aisyah : 087878355487
Don't miss it !!!
Nb: fasilitas seminar diberikan untuk 250 orang pendaftar pertama
— bersama Nanang Qosim Yusuf II. WAKAF (Wahana Kreatifitas) Pendidikan Agama Islam proudly present :
"Seminar termegah dan terakbar akhir tahun" dengan tema "One Minute Awareness"
Yang akan di isi oleh motivator handal
Nanang Qosim Yusuf (Motivator pemecah rekor muri dengan audience terbanyk, Penulis buku best seller "7 Awareness", Alumni PAI UIN Jakarta)
Hari/tanggal : Kamis, 19 Desember 2013
Waktu : 07.30 - 13.00
Tempat : Auditorium Prof. Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Fasilitas* : Sertifikat, Snack, dan hadiah undian
Tunggu apalagi., raih kesempatan mendapat pelatihan motivasi GRATIS ! ! ! langsung dari ahlinya
ajak saudara, kerabat, dan kawan anda untuk hadir dan langsung mendaftar dengan cara ketik : Nama_Instansi/Lembaga_No. Telp kirim ke CP :
Fadlurrahman : 085740974198
Muhyi : 089656479194
Aisyah : 087878355487
Don't miss it !!!
Nb: fasilitas seminar diberikan untuk 250 orang pendaftar pertama
Sabtu, 07 Desember 2013
MR.HEBAT ADALAH ORGANISATORIS
Sahabat HEBAT...
Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak mungkin bisa lepas yang namanya organisasi. karena memang kehidupan itu adalah wujud nyata dari segala jenis organisasi bentukan Tuhan, yang melibatkan setiap makhluk hidup didalamnya.
maka saya pun harus belajar berorganisasi
beberapa organisasi yang saya ikuti;
1. HMJ-PAI (HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN PAI) UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Saya belajar berorganisasi intra kampus HMJ-PAI sebagai ketua, tentu ini tidak mudah perlu perjuangan dan pengorbanan, baik pengorbanan waktu, tenaga, bahkan uang. namun semua itu saya jalani semuanya dengan penuh ikhlas walapun tantangan dan hambatan terus datang silih berganti, tentunya ini sebagai amanat yang harus saya jaga bersama teman-teman pengurus. saya yakin semua ini pasti akan ada himahnya untuk kehidupan kami dimasa yang akan datang.
2. PERMAI-AYU (Persatuan Mahasiswa Indramayu) DKI Jakarta
Saya pun aktif di Organisasi PERMAI-AYU DKI Jakarta, menjabat sebagai ketua LSO Kesekretariatan, bersama organisasi ini saya merasakan berjuta pengalaman dengan kenyamanan dan keilmuannya. walaupun basiknya adalah kekeluargaan namun organisasi PERMAI-AYU kaya akan budaya intelektual salah satunya DISMI (diskusi Mingguan) inilah yang mengembangkan budaya intelektual di Permai-Ayu.
3. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Ciputat
HMI seolah menjadi laboratorium saya dalam berorganisasi, dimana besama HMI saya bisa mendapatkan keilmuan dan keorganisasian yang sangat luar biasa, HMI telah merubah saya dari yang berfikir tradisional menjadi modern, saya telah dikader oleh orang-orang hebat dan sukses. tentunya hal ini, yang menjadi salah satu sebab saya bisa menjadi President HMJ-PAI UIN Jakarta.
4. MKC (Master KOOCAK Community) / IMC (Indonesia Master Communication)
MKC adalah sebuah organisasi atau lembaga pembelajar yang telah mengajari tentang berartinya kehiduapan, dan semangat dalam perjuangan. disini kami dibimbing oleh seorang Trainer, public speaker & Motivator KOCAK yaitu Robbi Habibi El-Humoria, saya banyak belajar dari beliau hampir segala aspek keilmuan tentang motivator saya dapatkan dari beliau, bagaimana saya harus menjadi pribadi yang menyenangkan, bagaimana saya harus bersikap optimis dan berfikir positif, dan masih banyak yang lainya.
maka bagi saya, MKC adalah sebuah wadah yang berfungsi merubah orang-orang yang sakit secara mental dan pikir. saat ini pun mampu menulis dan berubah walau belum maksimal saya dapatkan dari MKC. semoga sukses dan mencapai CITA CITA menjadi "TRAINER, TEACHER, & MOTIVATOR HEBAT'. amin..!!
5. BERSAMBUNG.
Demikian, semoga bermanfaat.
"Where there is a will, there is a way"
MR. HEBAT
(semangat untuk membangun, berkarya, dan Berjaya)
Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak mungkin bisa lepas yang namanya organisasi. karena memang kehidupan itu adalah wujud nyata dari segala jenis organisasi bentukan Tuhan, yang melibatkan setiap makhluk hidup didalamnya.
maka saya pun harus belajar berorganisasi
beberapa organisasi yang saya ikuti;
1. HMJ-PAI (HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN PAI) UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Saya belajar berorganisasi intra kampus HMJ-PAI sebagai ketua, tentu ini tidak mudah perlu perjuangan dan pengorbanan, baik pengorbanan waktu, tenaga, bahkan uang. namun semua itu saya jalani semuanya dengan penuh ikhlas walapun tantangan dan hambatan terus datang silih berganti, tentunya ini sebagai amanat yang harus saya jaga bersama teman-teman pengurus. saya yakin semua ini pasti akan ada himahnya untuk kehidupan kami dimasa yang akan datang.
2. PERMAI-AYU (Persatuan Mahasiswa Indramayu) DKI Jakarta
(MR. HEBAT saat menjadi Moderator
dalam kegiatan Training Motivasi Silang-Ayu ke XII)
Saya pun aktif di Organisasi PERMAI-AYU DKI Jakarta, menjabat sebagai ketua LSO Kesekretariatan, bersama organisasi ini saya merasakan berjuta pengalaman dengan kenyamanan dan keilmuannya. walaupun basiknya adalah kekeluargaan namun organisasi PERMAI-AYU kaya akan budaya intelektual salah satunya DISMI (diskusi Mingguan) inilah yang mengembangkan budaya intelektual di Permai-Ayu.
3. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Ciputat
HMI seolah menjadi laboratorium saya dalam berorganisasi, dimana besama HMI saya bisa mendapatkan keilmuan dan keorganisasian yang sangat luar biasa, HMI telah merubah saya dari yang berfikir tradisional menjadi modern, saya telah dikader oleh orang-orang hebat dan sukses. tentunya hal ini, yang menjadi salah satu sebab saya bisa menjadi President HMJ-PAI UIN Jakarta.
4. MKC (Master KOOCAK Community) / IMC (Indonesia Master Communication)
MKC adalah sebuah organisasi atau lembaga pembelajar yang telah mengajari tentang berartinya kehiduapan, dan semangat dalam perjuangan. disini kami dibimbing oleh seorang Trainer, public speaker & Motivator KOCAK yaitu Robbi Habibi El-Humoria, saya banyak belajar dari beliau hampir segala aspek keilmuan tentang motivator saya dapatkan dari beliau, bagaimana saya harus menjadi pribadi yang menyenangkan, bagaimana saya harus bersikap optimis dan berfikir positif, dan masih banyak yang lainya.
maka bagi saya, MKC adalah sebuah wadah yang berfungsi merubah orang-orang yang sakit secara mental dan pikir. saat ini pun mampu menulis dan berubah walau belum maksimal saya dapatkan dari MKC. semoga sukses dan mencapai CITA CITA menjadi "TRAINER, TEACHER, & MOTIVATOR HEBAT'. amin..!!
5. BERSAMBUNG.
Demikian, semoga bermanfaat.
"Where there is a will, there is a way"
MR. HEBAT
(semangat untuk membangun, berkarya, dan Berjaya)
ARTI KEPEMIMPINAN
TERUS,.. HARUSNYA BAGAIMANA?!!!
AKU BEGINI, KAU BILANG SALAH.!
AKU TURUTIN KAMU, KAU TETAP ANGGAP AKU BODOH.
AKU HARUS BAGAIMANA, atau KAU YANG BAGAIMANA?!!
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan ini seolah menjadi gundukan yang berkepanjangan.
seolah menjadi penyakit yang akan menghalangi kemajuan dan kesuksesan KAPTEN dalam memimpin KAPALNYA.
SULIT..!!, saya katakan.
karena, tidak mungkin KAPAL 1, di PIMPIN 2 KAPTEN.
atau 1 KAPTEN tapi para AWAK KAPAL dan ABK nya tidak menuruti perintah KAPTEN.
atau bisa jadi, para AWAK /ABK tidak mampu berkomunikasi dengan KAPTEN secara baik atau sebaliknya.
AKU HARUS BAGIMANA, atau KAU YANG BAGAIMANA?
jika memang KAPTEN tidak pantas memimpin KAPAL tersebut, kenapa KAU biarkan AKU terlunta-lunta dalam KESENDIRIAN bahkan KEHAMPAAN penuh kecemburuan.
siapa yang mau percaya pada KAPTEN.?
sedang para ABK tidak 1 PEMIKIRAN dengan KAPTEN.
AKU HARUS BAGAIMANA, atau KAU YANG BAGAIMANA?
andai MEREKA tahu, AKU masih dalam PROSES belajar menjadi KAPTEN.
tentunya PASTI, MEREKA akan MAU membimbing AKU menjdi KAPTEN yang baik, Benar, dan Bagus sesuai dengan apa yang di inginkan oleh semua PIHAK.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan diatas merupakan CONTOH bagaimana sebuah kepemimpinan yang harusnya PEMIMPIN dan Anggotanya saling percaya dan mengedepankan kebersamaan. maka, mari kita belajar untuk menjadi pemimpin yang baik dan anggota yang baik pula, agar roda keorganisasian atau kepemimpinan sebuah lembaga atau orgnisasi bisa berjalan dengan sukses dan menuai hasil yang maksimal.
Semoga semuanya MENJADI BAIK, dan MENEMUI TITIK TERANG-nya... AMIN.!
Demikian, semoga bermanfaat.
"Where there is a will, there is a way"
MR. HEBAT
(semangat untuk membangun, berkarya, dan Berjaya)
AKU BEGINI, KAU BILANG SALAH.!
AKU TURUTIN KAMU, KAU TETAP ANGGAP AKU BODOH.
AKU HARUS BAGAIMANA, atau KAU YANG BAGAIMANA?!!
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan ini seolah menjadi gundukan yang berkepanjangan.
seolah menjadi penyakit yang akan menghalangi kemajuan dan kesuksesan KAPTEN dalam memimpin KAPALNYA.
SULIT..!!, saya katakan.
karena, tidak mungkin KAPAL 1, di PIMPIN 2 KAPTEN.
atau 1 KAPTEN tapi para AWAK KAPAL dan ABK nya tidak menuruti perintah KAPTEN.
atau bisa jadi, para AWAK /ABK tidak mampu berkomunikasi dengan KAPTEN secara baik atau sebaliknya.
AKU HARUS BAGIMANA, atau KAU YANG BAGAIMANA?
jika memang KAPTEN tidak pantas memimpin KAPAL tersebut, kenapa KAU biarkan AKU terlunta-lunta dalam KESENDIRIAN bahkan KEHAMPAAN penuh kecemburuan.
siapa yang mau percaya pada KAPTEN.?
sedang para ABK tidak 1 PEMIKIRAN dengan KAPTEN.
AKU HARUS BAGAIMANA, atau KAU YANG BAGAIMANA?
andai MEREKA tahu, AKU masih dalam PROSES belajar menjadi KAPTEN.
tentunya PASTI, MEREKA akan MAU membimbing AKU menjdi KAPTEN yang baik, Benar, dan Bagus sesuai dengan apa yang di inginkan oleh semua PIHAK.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan diatas merupakan CONTOH bagaimana sebuah kepemimpinan yang harusnya PEMIMPIN dan Anggotanya saling percaya dan mengedepankan kebersamaan. maka, mari kita belajar untuk menjadi pemimpin yang baik dan anggota yang baik pula, agar roda keorganisasian atau kepemimpinan sebuah lembaga atau orgnisasi bisa berjalan dengan sukses dan menuai hasil yang maksimal.
Semoga semuanya MENJADI BAIK, dan MENEMUI TITIK TERANG-nya... AMIN.!
Demikian, semoga bermanfaat.
"Where there is a will, there is a way"
MR. HEBAT
(semangat untuk membangun, berkarya, dan Berjaya)
HANYALAH SEBUAH PROSES BUKANLAH HASIL
Sahabat HEBAT...
Untuk menjadi orang yang HEBAT & LUAR BIASA, itu tidak semudah membalikan telapak tangan, perlu proses yang panjang dan perjuangan yang super HEBAT, maka dari itulah, siapapun diri kita jangan pernah berhenti untuk berjuang, jangan pernah menyerah dalam menghadapi tantangan, dan jangan pernah takut akan segala kegagalan yang menghadang, karana sesungguhnya
"hidup itu adalah perjuangan"
berjuang untuk kemenangan,
berjuang untuk selau bangkit dari kegagalan,
berjuang untuk selalu berfikir positif,
berjuang untuk menghadapi kesuksesan
karena sesungguhnya "Kesuksesan dan Kegagalan hanyalah sebuah Proses bukanlah Hasil"
Sahabat HEBAT...
Sekali lagi saya katakan, Setiap orang akan mengalami jatuh bangun, tantangan, hambatan dan kegagalan, begitupun sebaliknya manusia akan mengalami Kesuksesan, namun semua itu tidak akan menjadi sebuah HASIL yang akan kekal dalam kehidupan didunia ini, karena "dunia itu sendiri adalah bersifat sementara" right.
Sahabat HEBAT..
Semoga hari ini, kita yang sedang berjuang mendapat segala kemudahan dan sabar dalam menghadapi tantangan. dan yang paling utama kita harus selalu menerima dan bersyukur atas segala yang kita dapatkan. insya Allah, bagi orang-orang yang bersabar dan bersyukur akan mendapat kebaikan dan kenikmatan yang sempurna.
Rasulullah SAW, bersabda: "Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah berdoa". (HR.Ath-Thabrani).
Sahabat HEBAT...
Demikian, semoga bermanfaat.
"Where there is a will, there is a way"
MR. HEBAT
(semangat untuk membangun, berkarya, dan Berjaya)
Untuk menjadi orang yang HEBAT & LUAR BIASA, itu tidak semudah membalikan telapak tangan, perlu proses yang panjang dan perjuangan yang super HEBAT, maka dari itulah, siapapun diri kita jangan pernah berhenti untuk berjuang, jangan pernah menyerah dalam menghadapi tantangan, dan jangan pernah takut akan segala kegagalan yang menghadang, karana sesungguhnya
"hidup itu adalah perjuangan"
berjuang untuk kemenangan,
berjuang untuk selau bangkit dari kegagalan,
berjuang untuk selalu berfikir positif,
berjuang untuk menghadapi kesuksesan
karena sesungguhnya "Kesuksesan dan Kegagalan hanyalah sebuah Proses bukanlah Hasil"
Sahabat HEBAT...
Sekali lagi saya katakan, Setiap orang akan mengalami jatuh bangun, tantangan, hambatan dan kegagalan, begitupun sebaliknya manusia akan mengalami Kesuksesan, namun semua itu tidak akan menjadi sebuah HASIL yang akan kekal dalam kehidupan didunia ini, karena "dunia itu sendiri adalah bersifat sementara" right.
Sahabat HEBAT..
Semoga hari ini, kita yang sedang berjuang mendapat segala kemudahan dan sabar dalam menghadapi tantangan. dan yang paling utama kita harus selalu menerima dan bersyukur atas segala yang kita dapatkan. insya Allah, bagi orang-orang yang bersabar dan bersyukur akan mendapat kebaikan dan kenikmatan yang sempurna.
Rasulullah SAW, bersabda: "Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah berdoa". (HR.Ath-Thabrani).
Sahabat HEBAT...
Demikian, semoga bermanfaat.
"Where there is a will, there is a way"
MR. HEBAT
(semangat untuk membangun, berkarya, dan Berjaya)
BELAJARLAH MENGGHARGAI ORANG LAIN
Oh yahhh....!! jadi kamu merasa paling benar dari pada yang lainya?!! Saya cukup tahu BUNG....!!
------------------------------ ------------------------------ ---------------------------------------------------------- SAHABAT HEBAT ku...
------------------------------
Banyak orang yang merasa dirinya paling benar, paling baik, dan paling
sempurna. seolah tidak ada orang lain selain dia, seolah ia telah
sukses melakukan segala sesuatunya sendiri, parahnya menganggap orang lain buruk, tidak produktif, tak ada kerjanya, lelet, atau apalah sejenisnya..
Padahal, sesungguhnya tidak lah demikian, setiap diri Manusia memiliki kelebihan yang luar biasa, dan memiliki keunikanya masing-masing. maka dari itulah, perlu kiranya kita sebagai ORANG--- siapapun yang merasa dirinya ORANG (MANUSIA)
maka, mulai HAri ini
"BELAJARLAH MENGGHARGAI ORANG LAIN, MENYUKAI DAN PERDULILAH KEPADA ORANG LAIN"
RUMUS: "tidak ada AUDIENCE, tak ada LAWAN BICARA, REKAN atau yang lainya yang BURUK atau sulit diatur, karena mungkin saja diri kita lah yang belum bisa membawa dan mengajak mereka kepada HAL yang BAIK itu"
Semoga kita menjadi pribadi-pribadi yang LUHUR dan KAYA akan KEDAMAIAN serta kehidupan yang penuh BAHAGIA. amin !!
By:
Padahal, sesungguhnya tidak lah demikian, setiap diri Manusia memiliki kelebihan yang luar biasa, dan memiliki keunikanya masing-masing. maka dari itulah, perlu kiranya kita sebagai ORANG--- siapapun yang merasa dirinya ORANG (MANUSIA)
maka, mulai HAri ini
"BELAJARLAH MENGGHARGAI ORANG LAIN, MENYUKAI DAN PERDULILAH KEPADA ORANG LAIN"
RUMUS: "tidak ada AUDIENCE, tak ada LAWAN BICARA, REKAN atau yang lainya yang BURUK atau sulit diatur, karena mungkin saja diri kita lah yang belum bisa membawa dan mengajak mereka kepada HAL yang BAIK itu"
Semoga kita menjadi pribadi-pribadi yang LUHUR dan KAYA akan KEDAMAIAN serta kehidupan yang penuh BAHAGIA. amin !!
By:
Hasan Basri (Master Hebat Indonesia)
Jumat, 20 September 2013
Hanya DIA
..................HANYA DIA..............
sumber dari segala kekuatan
pusat energi terdahsyat dalam kehidupan
jendral tertinggi pemberi komando
yang tak bisa diingkari oleh siapapun
penolong sakti dan penyelamat sejati
bagi makhluk sekalian alam
yang maha satu, tempat meminta segala sesuatu
yang tidak beranak dan tidak pula diperanakan
pusat cahaya diatas cahaya,
Hanya DIA ALLAH SWT
sumber dari segala kekuatan
pusat energi terdahsyat dalam kehidupan
jendral tertinggi pemberi komando
yang tak bisa diingkari oleh siapapun
penolong sakti dan penyelamat sejati
bagi makhluk sekalian alam
yang maha satu, tempat meminta segala sesuatu
yang tidak beranak dan tidak pula diperanakan
pusat cahaya diatas cahaya,
Hanya DIA ALLAH SWT
Selasa, 06 Agustus 2013
PROPOSAL MENDIRIKAN LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR (LBB)
7 Agustus 2013
Contoh Proposal Mendirikan BIMBEL
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kondisi perekonomian Indonesia yang semakin tidak menentu menyebabkan
banyak permasalahan yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat. Salah
satunya yaitu tingginya tingkat pertumbuhan penduduk terutama di kota
besar, yang mengakibatkan semakin tigginya populasi di suatu daerah.
Seiring dengan semakin padatnya populasi penduduk yang tidak diikuti
peningkatan penghasilan perkapita menjadikan masyarakat memiliki beban
berat dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam hal ini kebutuhan hidup manusia
yaitu, meliputi pangan, sandang, dan papan serta kebutuhan akan
pendidikan semakin meningkat pula terutama di negara berkembang. Salah
satunya Indonesia, pemenuhan kebutuhan pendidikan baik formal maupun non
– formal sangat dibutuhkan karena hal ini dapat memberikan dampak yang
besar terhadap penduduk dalam rangka peningkatan kualitas SDM (Sumber
Daya Manusia) Indonesia. Ada dua jenis pendidikan yang kita kenal di
masyarakat kita, yaitu pendidikan formal (seperti TK, SD sampai
Univesitas), dan pendidikan nonformal (seperti kursus komputer, les
Bahasa Inggris, maupun kegiatan beladiri). Pendidikan formal jelas
tujuannya untuk memperoleh jenjang keberhasilan yaitu kelulusan. Disini
kita akan mendapatkan titel seperti sarjana muda, sarjana, magister dan
sebagainya.
Dalam hal ini pendidikan luar sekolah memiliki peranan yang tidak kalah
penting. Pendidikan ini berfungsi untuk membantu sang anak didik untuk
memaksimalkan potensinya yang mungkin belum seluruhnya bisa diperoleh
melalui jenjang pendidikan formal. Apa yang diperlukan dalam menjalankan
pendidikan non formal ini? Keahlian.Seandainya kita ambil kursus
komputer, biasanya yang mengajarkan adalah orang yang benar ahli dalam
komputer. Begitu pula dengan Bahasa Inggris. Artinya, yang dibutuhkan di
pendidikan luar sekolah adalah keahlian. Suatu sertifikat keberhasilan
mungkin memang perlu tapi itu hanya jadi sekedar pelengkap. Sebab
walaupun kita memiliki sertifikat S2 dalam Bahasa Inggris tapi tidak
bisa mengajar dan anak didik kita tidak bisa menerima ajaran kita, maka
usaha kita jadi percuma.
Baik tidaknya mutu dan kualitas jasa sebetulnya sangat dipengaruhi oleh
fasilitas yang diberikan kepada customer. Apabila fasilitas yang
diberikan itu memadai maka bukan tidak mungkin jika usaha yang kita
jalankan akan memenuhi baik mutu maupun kualitasnya. Adapun jenis
fasilitas pokok yang seharusnya diberikan pada customer antara lain,
yaitu pemberian materi dan teknik pengajaran yang lain daripada yang
lain. Namun pada kenyataanya pemberian fasilitas pada customer belum
bisa dipenuhi oleh pelaku usaha yang disebabkan ketidakprofesionalan
para pengajarnya. Kecendurungan ini diduga menjadi penyebab
ketidakmampuan suatu usaha kursus untuk bertahan dalam persaingan.
Oleh karena itu, untuk memulai suatu usaha jasa kursus dibutuhkan persiapan oleh para pelakunya. Hal yang paling berperan dalam memenuhi kepuasan cutomernya adalah para staff pengajarnya. Sistem pengajaran yang memuaskan akan menjadi senjata ampuh dalam mengembangkan usaha tersebut.
Oleh karena itu, untuk memulai suatu usaha jasa kursus dibutuhkan persiapan oleh para pelakunya. Hal yang paling berperan dalam memenuhi kepuasan cutomernya adalah para staff pengajarnya. Sistem pengajaran yang memuaskan akan menjadi senjata ampuh dalam mengembangkan usaha tersebut.
Mengenai permasalahan di atas, maka kami tertarik untuk melakukan studi
kelayakan usaha dalam bidang jasa pendidikan. Hal yang cukup menarik
disini adalah penggunaan modal dan sumber daya manusia yang terbatas
namun mampu memberikan pelayanan yang terbaik sebagai solusi yang
digunakan untuk meminimalkan cotribusion margin, sehingga diharapkan
kursus yang dijalankan memiliki pengeluaran yang rendah, maka biaya yang
ditawarkan terjangkau oleh semua kalangan masyarakat yang ingin
mengikuti kursus. Oleh karena itu, dengan argumentasi latar belakang
inilah kami mengambil judul “LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS
“ENGLISH CENTRE” (Studi Kelayakan Usaha (Feasibility) Kursus dengan
Biaya Terjangkau)”.
1.2 Permasalahan
Dalam penulisan ini yang menjadi permasalahan adalah:
Dalam penulisan ini yang menjadi permasalahan adalah:
a. Bagaimana model usaha kursus yang akan dijalankan.
b. Tipe pengajaran apa yang akan diterapkan dalam usaha kursus tersebut.
c. Apa manfaat yang diperoleh masyarakat sekitar dalam mengusahakan bimbingan kursus bahasa Inggris.
d. Apa pengaruh usaha tersebut terhadap kemajuan pendidikan untuk menunjang prestasi pada pendidikan formal.
1.3 Maksud dan Tujuan Penulisan
a. Mengetahui model usaha kursus yang akan dijalaankan.
b. Mengetahui tipe pengajaran apa yang akan diterapkan dalam usaha kursus tersebut.
c. Mengetahui manfaat yang diperoleh masyarakat sekitar lokasi dalam mengusahakan bimbingan kursus bahasa Inggris.
d. Mengetahui pengaruh usaha tersebut terhadap kemajuan pendidikan untuk menunjang prestasi pada pendidikan formal.
1.4 Usaha yang Akan Dikembangkan
Dalam penulisan studi kelayakan usaha ini, kami bertujuan merealisasikan
dan mengembangkan usaha yang akan kami jalankan. Adapun bentuk usaha
yang akan kami jalankan adalah berupa perusahaan jasa yang bergerak di
bidang lembaga bimbingan belajar (kursus) Bahasa Inggris dengan nama
“English Centre” dengan memposisikan usaha kami sebagai pusat bahasa
Inggris percakapan atau spesialisasi percakapan. Dengan moto “The Place
for Fun and Quality” kami memiliki visi “EC is Better than Others” dan
misi “EC Leads You to Success”.
BAB II DESKRIPSI KELAYAKAN ASPEK
2.1 Aspek Pemasaran
Dalam bagian ini kami paparkan beberapa program yang kami tawarkan dalam
bimbingan bahasa Inggris yang akan kami realisasikan dan kembangkan.
Program ini sengaja dibuka untuk anak TK; SD; SMP; SMA atau anak – anak
yang ingin memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan cepat dan mudah.
Baik bagi pemula maupun yang sudah pernah kursus. Dengan metode
pengajaran yang begitu mudah, praktis, tidak teoritis dan materi yang
disajikan dalam bentuk percakapan atau diperagakan dengan gambar- gambar
dan alat peraga, dengan permainan, cerita – cerita lucu, dengan lagu –
lagu dan teka – teki.
Maka belajar bahasa Inggris di EC akan terasa mudah dan menyenangkan.
Karena dibimbing oleh instruktur – instruktur muda yang berpengalaman,
dengan penuh keakraban dan penuh semangat. Peserta didik akan merasa
nyaman , bebas untuk berlatih membiasakan diri berbahasa Inggris, karena
siswa tidak akan takut atau sungkan karena suasan di EC sangat akrab
dan menyenangkan. Seperti motto EC “The Place for Fun and Quality”
(Tempat menyenangkan dan bermutu).
Adapun program yang ditujukan kepada pelajar tingkat TK sampai SMA
memiliki level/ tingkatan. Berikut tabel level/ tingkatan beserta biaya
perbulan masing – masing level.
No. Jenis Level/ Tingkatan Uang Kursus Kelas pagi & siang Uang kursus Kelas Malam Pelajar
1. Level Pre Basic I (TK, SD) Rp. 25.000,-
2. Level Pre Basic II (TK, SD) Rp. 25.000,-
3. Level Pre Basic III (SD) Rp. 28.000,-
4. Level Beginner (SD, SMP) Rp. 28.000,-
5. Level Basic I (SD, SMP) Rp. 30.000,-
6. Level Basic II (SD, SMP) Rp. 30.000,-
7. Level Basic III (SMP, SMA) Rp. 30.000,-
8. Level Pre Intermediate (SMP, SMA) Rp. 30.000,- Rp. 40.000,-
9. Level Intermediate I (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 45.000,-
10. Level Internediate II (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 50.000,-
11. Level Intermediate III (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 55.000,-
12. Level Advance I (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 60.000,-
13. Level Advance II (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-
14. Level Advance III (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-
Tabel 1. Level/ tingkatan beserta biaya
Tabel 1. Level/ tingkatan beserta biaya
Sedangkan jadwal kursus yang kami berikan adalah sebagai berikut.
Tabel 2.
Jadwal Kursus
Jadwal Kursus Di EC
Pagi 08.00 – 09.00 09.30 – 11.00
Siang 13.30 – 15.00 15.00 – 16.30 16.30 – 18.00
Malam 19.00 – 20.30
Semua pertemuan dilakukan secara reguler dua kali dalam seminggu dengan durasi 90 menit/ pertemuan.
2.2 Aspek Yuridis Dalam merencanakan sebuah usaha tidak hanya memikirkan pay back priod – nya saja. Tetapi ada hal yang paling mendasar yang harus pertama kali pengusaha lakukan untuk mempermudah pengembangan usahanya, yaitu tinjauan aspek yuridis. Aspek yuridis berguna untuk bukti bahwa usaha yang kita jalankan memiliki dasar hukum yang jelas. Sehingga usaha yang kita jalankan dapat dengan mudah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi karena legal keberadaannya.
2.2 Aspek Yuridis Dalam merencanakan sebuah usaha tidak hanya memikirkan pay back priod – nya saja. Tetapi ada hal yang paling mendasar yang harus pertama kali pengusaha lakukan untuk mempermudah pengembangan usahanya, yaitu tinjauan aspek yuridis. Aspek yuridis berguna untuk bukti bahwa usaha yang kita jalankan memiliki dasar hukum yang jelas. Sehingga usaha yang kita jalankan dapat dengan mudah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi karena legal keberadaannya.
Aspek yuridis dapat dibuat menurut kategori masing – masing usaha. Untuk
tahap pertama kami membuat ijin dengan melapor kepada ketua RT setempat
untuk mengurus Surat Ijin Gangguan Lingkungan. Dimana ijin tersebut
dapat direalisasikan apabila disetuji oleh minimal 40 KK. Apabila oleh
masyarakat sekitar sudah diterima, maka langkah kedua adalah melegalkan
badan usaha yang akan kita jalankan. Setelah surat ijin gangguan
lingkungan selesai, maka dengan pertimbangan efektif, efisiensi, dan
tepat guna maka kami menggunakan jasa notaris untuk melegalkan usaha
kami yang meliputi pengurusan NPWP, TDP, SIUP.
2.3 Aspek Organisasi dan Manajemen EC (English Centre) berangkat dari
sebuah lembaga yang berdiri karena kemitraan, sehingga jumlah personil
masih terbatas dan bahkan hasil rekruting dari lingkungan mitra kuliah
(teman di perkuliahan). Tetapi nantinya sejalan dengan perkembangan
perusahaan , maka harus ada perubahan baik system rekruting, jumlah
personal dan stratifikasi serta kualifikasi tenaga yang dibutuhkan.
Dalam pengertian ini, rekruting pekerja bertolak dari ukuran kualitas
sumber daya manusia, dan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan yang ada
di perusahaan. Kini tenaga kerja di tempat kami masih berjumlah enam
orang, meliputi satu manajer, tiga guru, satu front office. Walaupun
dengan personil yang terbatas, namun kami dapat mengatasi kekurangan
dengan menerapkan all in one job desk. Dalam pengertian setiap orang
yang menempati posisi tertentu memiliki beberapa job desk yang bahkan
tidak berkaitan dengan posisinya.
Karena dalam usaha ini, yang kami harapkan adalah kualitas bukan
kuantitas, jadi dengan keterbatasan personil kami dapat meminimalisir
cotibusion margin perusahaan. Walaupun terbatas, namun kami memiliki SDM
yang berkualitas. Hanya dengan SDM yang berkualitas, perusahaan akan
mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan kebutuhan untuk menjalankan
tugasnya. Di samping itu, kami senantiasa berusaha untuk menetapkan pola
strategi pemasaran yang dapat memenuhi kepuasan konsumen (costumer
satisfaction). Untuk memenuhi SDM yang sesuai dengan tuntutan manajemen,
kami menerapkan disiplin yang tinggi, sehingga dapat menangani
pekerjaannya dengan efisien, mampu mengendalikan mutu dan meminimalisir
resiko.
Walaupun “EC” berangkat dari usaha kemitraan, tetapi dalam
pengelolaannya kami memberlakukan kaidah – kaidah manajemen modern.
Berangkat dari system organisasi yang tergolong sederhana, kami membuat
bangun organisasi dan tata kerja yang mampu menampung seluruh kegiatan
perusahaan. Sehingga jalur komando, jalur koordinasi, tugas dan tanggung
jawab tidak birokratis atau berbelit – belit namun jelas, terarah serta
dapat dipertanggunngjawabkan. Adapun landasan yang mendasari Struktur
dan Tata Kerja Organisasi (STO) adalah sebagai berikut.
Bagan I. Stuktur dan Tata Kerja Organisasi
2.4 Aspek Teknik Pelayanan Pada awal berdiri dan usaha sendiri kami
bermodalkan ruko (rumah dan toko) yang dimiliki oleh salah satu dari
kami. Pemanfaatan ruko tersebut sebagai lokasi kursus bisa dibilang
sangat strategis, karena terletak di Jl. Galur Sari Timur no. 78C Utan
Kayu Selatan, Jakarta Timur. Dimana di sekitar lokasi dengan radius 5 km
terdapat lebih dari 30 sekolah, mulai dari TK sampai dengan SMA. Dengan
kapasitas ruko yang memiliki tiga ruangan yang dimanfaatkan sebagai
kelas, tiap kelas dapat menampung 25 siswa, maka keseluruhan dapat
menampung 75 siswa. Dengan fasilitas yang standart diharapkan dapat
meminimalisir cost dalam variable cost. Karena dalam usaha ini kami
tidak menyediakan fasilitas yang mewah, tetapi kami menyediakan
pengajaran bahasa Inggris yang berkualitas.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan kursus ini akan lebih mendekatkan
costumer satisfaction guna menjaga keloyalitasan costumernya. Ada
beberapa hal yang menjadi key to success kami dalam menjaga
keloyalitasan costumer, yaitu meliputi:
1. Tangibles: fasilitas fisik yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan
menempati ruko bangunan baru, suasana belajar akan terasa nyaman dan
kondusif.
2. Reliability: konsisten dalam penampilan pelayanan dan keandalan pelayanan.
Dalam membimbing pelajar, kami tidak hanya memberikan materi baku yang
hanya terdapat di kursus ini, namun kami selalu membimbing mereka untuk
menyelesaikan permasalahan mata pelajaran bahasa Inggris di sekolah
mereka. Seperti pembahasan PR yang diberikan guru sekolah, pembahasan
soal – soal menjelang ujian sekolah.
3. Responsiveness: kesigapan dan kecepatan penyedia jasa dalam menyelesaikan masalah.
Dengan melakukan rapat rutin seminggu sekali, diharapkan tercipta rentang koordinasi yang solid. Sehingga jika suatu saat kursus kita memiliki permasalahan, maka dengan cepat masalah tersebut dapat terdeteksi dan dengan cepat dicari pemecahannya.
Dengan melakukan rapat rutin seminggu sekali, diharapkan tercipta rentang koordinasi yang solid. Sehingga jika suatu saat kursus kita memiliki permasalahan, maka dengan cepat masalah tersebut dapat terdeteksi dan dengan cepat dicari pemecahannya.
4. Assurance: kemapuan dan ketrampilan petugas, keramahan, kepercayaan dan keamanan.
Dengan memiliki brand image sebagai The Plce for Fun and Quality, kami berani menjamin lulusan “EC” mampu berkomunikasi bahasa Inggris.
Dengan memiliki brand image sebagai The Plce for Fun and Quality, kami berani menjamin lulusan “EC” mampu berkomunikasi bahasa Inggris.
5. Emphaty: mudah dimengerti., mudah dipahami, dan pemahaman terhadap keinginan konsumen.
Dengan menempatkan tenaga pengajar yang professional, diharapkan dapat memberikan materi yang menunjang kemampuan siswa didik.
Dengan menempatkan tenaga pengajar yang professional, diharapkan dapat memberikan materi yang menunjang kemampuan siswa didik.
Dengan menerapkan penilaian pada dimensi –dimensi kualitas tersebut di
atas, maka diharapkan dapat memberikan beberapa manfaat, diantaranya:
1. Hubungan antara perusahaan dan para pelanggannya menjadi harmonis.
2. Memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang.
3. Dapat mendorong terciptanya loyalitas pelanggan.
4. Membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan perusahaan.
5. Image perusahaan menjadi baik di mata pelanggan.
6. Laba yang diperoleh dapat meningkat.
2.5 Aspek Financial
Dalam menjalankan usaha kursus ini, sebenarnya tidak terlalu membutuhkan
dana yang besar. Seperti yang sudah kami utarakan sebelumnya, bahwa
kami memposisikan lembaga kami sebagai tempat kursus yang berbiaya
rendah namun berkualitas. Jadi hal – hal yang sifatnya tidak prioritas
tidak kami pergunakan agar contribution margin – nya rendah.
Taksiran biaya.
Taksiran biaya.
Jumlah biaya usaha secara keseluruhan ditaksir sebanyak Rp. 92.000.000,-
Yang diperinci dalam 5 komponen seperti diuraikan di bawah ini.
1.1 Biaya renovasi dan persiapan tempat kursus…………… Rp. 20.000.000,-
1.2 Biaya pekerjaan sipil……………………………………. Rp. 7.500.000,-
1.3 Perabotan dan peralatan belajar mengajar………………. Rp. 15.000.000,-
1.4 Perlengkapan administrasi………………………………. Rp. 5.500.000,-
1.5 Biaya pra-operasi………………………………………… Rp. 9.000.000,-
1.6 Continguensi…………………………………………….. Rp. 10.000.000,-
1.7 Modal kerja permanent………………………………….. Rp. 25.000.000,- +
Jumlah biaya usaha Rp. 92.000.000,-
Karena usaha ini didasari atas kemitraan, maka semua biaya diatas adalah hasil pengumpulan dana pribadi dari kami.
Jumlah biaya usaha Rp. 92.000.000,-
Karena usaha ini didasari atas kemitraan, maka semua biaya diatas adalah hasil pengumpulan dana pribadi dari kami.
Perkiraan pendapatan usaha.
Dalam perhitungan perkiraan pendapatan usaha, kami hanya memperkirakan
hitungan kasar saja. Sebab kami tidak dapat memprediksi secara akurat
pangsa pasar yang dapat kita serap, namun tingkat kepercayaan untuk
hitungan ini mencapai 90%. Dalam teori research methodology tingkat
kepercayaan mencapai 90% sudah dibilang cukup.
No. Jenis Level/ Tingkatan Uang Kursus Kelas pagi & siang Uang kursus Kelas Malam Pelajar
1. Level Pre Basic I (TK, SD) Rp. 25.000,-
2. Level Pre Basic II (TK, SD) Rp. 25.000,-
3. Level Pre Basic III (SD) Rp. 28.000,-
4. Level Beginner (SD, SMP) Rp. 28.000,-
5. Level Basic I (SD, SMP) Rp. 30.000,-
6. Level Basic II (SD, SMP) Rp. 30.000,-
7. Level Basic III (SMP, SMA) Rp. 30.000,-
8. Level Pre Intermediate (SMP, SMA) Rp. 30.000,- Rp. 40.000,-
9. Level Intermediate I (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 45.000,-
10. Level Internediate II (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 50.000,-
11. Level Intermediate III (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 55.000,-
12. Level Advance I (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 60.000,-
13. Level Advance II (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-
14. Level Advance III (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-
Jumlah Rp. 446.000,- Rp. 380.000,-
Berikut adalah hitungan pendapatan dari biaya bulanan siswa.
Tabel 3. Biaya Rata – Rata per Bulan
1. Untuk biaya bulanan dari kelas pagi, siang dan sore rata – rata adalah:
446.000/ 14 level= Rp. 31.900,-dengan daya tampung 75 siswa maka Rp. 31.900,- x 75= Rp. 2.392.500,-
2. Untuk biaya bulanan dari kelas malam rata – rata adalah:
380.000/ 7 Level= Rp. 54.300,-dengan daya tampung 75 siswa maka Rp. 54.300,- x 75= Rp. 4.072.500,- +
Total pemasukan per bulan Rp. 6.465.000,-Taksiran pengeluaran rutin (fix cost)/ bulan
1. Rekening listrik, telepon, air…………………….. Rp. 1.000.000,-
1. Rekening listrik, telepon, air…………………….. Rp. 1.000.000,-
2. Penyusutan peralatan kantor……………………… Rp. 700.000,-
3. Iuran keamanan………………………………….. Rp. 100.000,-
4. Biaya tak terduga…………………………………. Rp. 300.000,- +
Total fix cost/ bulan Rp. 1.100.000,-
Taksiran Laba kotor
Laba kotor =
Total pemasukan – Total fix cost = Rp. 6.465.000 – Rp. 1.100.000
Laba kotor= Rp. 5.365.000,-
Taksiran Pay Back Period
Dengan total biaya usaha sebesar Rp. 92.000.000 dan laba kotor per bulan Rp. 5.365.000,-
maka akan diperoleh pay back period selama:
Rp. 92.000.000,- = 17, 148 bulan atau + 18 bulan
Rp. 5.365.000,-/ bulan
2.6 Aspek Sosial
Menurut perkiraan kami, dampak yang kemungkinan akan timbul adalah
mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitar tempat kursus. Sebab,
masyarakat sekitar lokasi ruko terbilang menengah dapat membuka warung
makanan, alat – alat tulis, rental computer, foto copy, dan lain – lain.
BAB III KESIMPULAN
Dalam bab ini akan kami utarakan kesimpulan dari permasalahan studi kelayakan yang kami lakukan yaitu
1. Model usaha kursus yang kami jalankan adalah bimbingan belajar bahasa
Inggris yang memiliki positioning sebagai special for conversation,
karena tujuan utama seseorang belajar bahasa Inggris adalah agar dapat
berkomunukasi dengan baik. Untuk itu, proses pembelajaran kami lebih
condong pada praktek bukan teoritis.
2. Tipe pengajaran yang kami terapkan adalah general English (percakapan sehari – hari).
3. Manfaat yang diperoleh masyarakat sekitar adalah dapat meningkatkan
prestasi belajar putra – putrinya. Selain itu, masyarakat sekitar dapat
mengusahakan berbagai usaha seperti kios makanan, kios alat tulis, foto
copy, rental computer dan lain – lain.
4. Kebijakan pemerintah yang melarang sekolah negeri untuk
menyelenggarakan pelajaran tambahan dengan memungut biaya, maka
bimbingan kursus sebagai alternative guna menunjang prestasi siswa.
Jadi, berdasarkan hasil studi kelayakan yang kami bahas di atas maka
dapat disimpulkan bahwa usaha yang akan kami lakukan memiliki kelayakan
untuk direalisasikan sebesar 90%. Hal tersebut merujuk pada berbagai
aspek yang kami tinjau untuk mengetahui usaha yang akan kami lakukan
feasible atau tidak. Secara keseluruhan usaha kursus bahasa Inggris
memiliki prospek yang cerah untuk dilakukan. Karena didukung oleh
kebijakan pemerintah yang melarang sekolah negeri untuk menyelenggarakan
kursus atau pelajaran tambahan yang memungut biaya dari siswanya. Maka
dari itu, siswa memilih lembaga kursus sebagai pendidikan non-formal
guna menunjang prestasi belajarnya.
Disamping itu, era globalisasi yang menjadi tren baru dalam dunia
ekonomi mengharuskan seseorang untuk mapu berkomukasi menggunakan bahasa
internasional yaitu bahasa Inggris. Karena apabila seseorang tidak
memiliki kemampuan berkomukasi dengan bahasa Inggris, maka akan
mengalami kesulitan dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
BAB IV PENUTUP
Dengan mengacu pada uraian kami di atas maka, kami juga memiliki harapan
– harapan kedepan nantinya. Harapan dalam kurun waktu satu tahun
pertama, kursus kami sudah dikenal oleh masyarakat Jakarta Timur dan
tempat kami sudah memenuhi daya tampung. Kurun waktu dua tahun, pay back
period. Kurun waktu ketiga, memiliki cabang lain di Jakarta Timur.
Kurun waktu empat tahun dikenal oleh masyarakat Jabodetabek. Kelima
memiliki cabang di Jabodetabek. Dan berikutnya dapat menjual branch
untuk friend chise.
A.PENDAHULUAN
Lembaga bimbingan belajar (LBB) merupakan suatu kebutuhan bagi siswa
sekolah di Indonesia khususnya di kota-kota besar. Sampai saat ini telah
berkembang berbagai lembaga bimbingan belajar seperti Primagama, Sony
Sugema College, Ganesha Operation, Nurul Fikri, Adzkia, Medica, BTA 8,
BTA 70, Bintang Pelajar dan lainnya.
Lembaga bimbingan belajar di Depok juga berkembang pesat. Dengan jumlah
siswa lebih dari 57 ribu orang, lembaga bimbingan belajar seakan tidak
takut kekurangan siswa. Di Depok sendiri telah berkembang berbagai
lembaga bimbingan belajar seperti Nurul Fikri, Ganesha Operation, Sony
Sugema College, Gama Jogja, BTA Group, Maestro, Primagama dan lembaga
bimbingan belajar lainnya. Namun jumlah lembaga bimbingan belajar
tersebut masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan potensi pasar yang
ada. Sehingga, peluang pendirian lembaga bimbingan belajar baru di
Depok masih terbuka lebar.
Untuk mengoptimalkan peluang tersebut perlu dibuat proposal pendirian
lembaga bimbingan belajar. Proposal ini menerangkan aspek pasar,
finansial dan teknis serta manajemen lembaga pendidikan belajar.
KUNCI SUKSES
Berikut ini adalah kunci sukses yang kami yakini dapat mengembangkan lembaga bimbingan belajar yang akan didirikan.
- Kurikulum
- Tentor
- Fasilitas
- Teknologi
- Harga
- Lokasi
- Pemasaran
- Pelayanan
- Kebersihan
- Kenyamanan
- Citra
- Kerjasama
- Tentor
- Fasilitas
- Teknologi
- Harga
- Lokasi
- Pemasaran
- Pelayanan
- Kebersihan
- Kenyamanan
- Citra
- Kerjasama
B. PASAR & PEMASARAN
1.Peluang Pasar
Menurut data BPS Depok, pada tahun ajaran 2006/2007 jumlah siswa sekolah
dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) di Depok sebanyak 185.000
siswa dari 384.000 anak usia SD-SMA di Depok. Sekolah dasar merupakan
jenjang dengan jumlah siswa terbanyak yaitu 125.581 siswa (68%). Jenjang
pendidikan dengan siswa terbanyak selanjutnya yaitu SMP dengan siswa
sebanyak 44.601 siswa (24%) dan SMA sebanyak 15.697 siswa (8%).
Kecamatan dengan jumlah siswa sekolah terbanyak adalah kecamatan
Pancoran Mas sebesar 48.246 siswa (25,9%). Kecamatan dengan siswa
sekolah terbanyak selanjutnya berturut-turut Cimanggis 44.371 siswa
(23,8%), Sukmajaya 41.748 siswa (22,4%), Sawangan 23.698 siswa (12,7%),
Limo 14.007 siswa (7,4%) dan Beji 13.773 siswa (7,4%).
Tabel Jumlah Sekolah dan Siswa di Depok TA 2006/07
Jumlah siswa SD di kecamatan Pancoran Mas sebanyak 38.323 siswa dari 98
SD. Sedangkan, jumlah siswa SMP dan SMA lebih sedikit yaitu SMP 14.596
dari 43 sekolah dan SMA 4.438 dari 14 sekolah. Total jumlah siswa
sekolah di kecamatan Pancoran Mas sebanyak 57.357 siswa. Jumlah siswa
sekolah sebanyak itu merupakan pasar bagi lembaga bimbingan belajar
(LBB) terutama siswa kelas 6 SD, kelas 3 SMP dan siswa kelas 1-3 SMA.
Tabel Jumlah Sekolah dan Siswa di Kec. Pancoran Mas TA 2006/07
Grafik Jumlah Siswa di Kec. Pancoran Mas TA 2006/07
Jumlah siswa kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan siswa kelas 10-12 SMA di
kecamatan Pancoran Mas sekitar 15.600 siswa. Jumlah tersebut merupakan
pasar potensial lembaga bimbingan belajar (LBB).
Tabel Jumlah Siswa Kelas 3 – 12 di Kec. Pancoran Mas TA 2006/07
Grafik Jumlah Siswa Kelas 3 – 12 di Kec. Pancoran Mas TA 2006/07
2.Pangsa Pasar
Di kecamatan Pancoran Mas terdapat sekitar tujuh lembaga bimbingan
belajar (LBB). Bimbingan belajar tersebut yaitu Primagama, Ganesha
Operation, Nurul Fikri, Sony Sugema College (SSC), Gama Jogja, BTA Group
dan Maestro.
Jumlah siswa sekolah yang mengikuti bimbingan belajar di kecamatan
Pancoran Mas sekitar 1.750 siswa. Jumlah tersebut dihitung dengan asumsi
jumlah peserta pada satu Lembaga bimbingan belajar sebanyak 250 siswa.
Jumlah tersebut termasuk siswa SD sampai dengan SMA.
Tabel Nama Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) di Kec. Pancoran Mas
Persentase jumlah siswa sekolah yang telah mengikuti bimbingan belajar
dengan jumlah siswa kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan siswa kelas 10-12 SMA di
Pancoran Mas sebesar 11,15 %. Oleh karena itu masih ada sekitar 88,85%
yang tidak mengikuti lembaga bimbingan belajar atau mengikuti Lembaga
bimbingan belajar di luar kecamatan Pancoran Mas. Jumlah tersebut
sebesar 13.941 siswa.
Gambar Ilustrasi Pangsa Pasar Lembaga Bimbingan Belajar
di Kec. Pancoran Mas
di Kec. Pancoran Mas
D. FINANSIAL
Analisis finansial merupakan analisis untuk mengukur kelayakan suatu
proyek dari sisi finansial. Analisis ini juga untuk mengukur parameter
biaya dan pendapatan dari proyek yang akan dilaksanakan.
1. Asumsi
Beberapa asumsi yang dipakai meliputi metode penyusutan flat, umur
ekonomis usaha selama 8 tahun, tingkat bunga bank (sebagai perbandingan)
sebesar 18%, modal awal dikembalikan sebagai salah satu hak bagi hasil
bagi investor sebesar 75% dari arus kas operasi setiap tahun sampai
sejumlah modal yang telah dikeluarkan dan bagi hasil antara investor dan
pengelola masing-masing sebesar 50% dari arus kas.
2. Biaya Investasi
Biaya investasi meliputi sewa tempat, pengadaan peralatan, promosi dan
cadangan biaya operasioanl selama 3 bulan. Total biaya investasi sebesar
231,5 juta terdiri dari sewa tempat selama satu tahun sebesar Rp. 50
juta (22%), peralalatan sebesar Rp. 136,75 juta (59%), promosi sebesar
9,32 juta (4%) dan cadangan operasional sebesar 35,43 juta (15%).
Tabel Biaya Investasi Pendirian Lembaga bimbingan belajar
No Uraian Sat Jml Harga/sat (Rp) Total (Rp)
No Uraian Sat Jml Harga/sat (Rp) Total (Rp)
3. Operasional
Biaya operasional terdiri dari biaya variabel dan biaya tetap. Biaya variabel adalah biaya yang besarnya bergantung dengan jumlah peserta Lembaga bimbingan belajar. Sedangkan, biaya tetap besarnya relative tidak bergantung dengan jumlah peserta Lembaga bimbingan belajar.
Biaya operasional terdiri dari biaya variabel dan biaya tetap. Biaya variabel adalah biaya yang besarnya bergantung dengan jumlah peserta Lembaga bimbingan belajar. Sedangkan, biaya tetap besarnya relative tidak bergantung dengan jumlah peserta Lembaga bimbingan belajar.
a. Biaya Variabel
Biaya variabel Lembaga bimbingan belajar meliputi biaya modul siswa, modul pengajar, honor pengajar dan alat tulis pengajar. Jumlah biaya variabel terbesar adalah biaya honor pengajar (48%) dan modul siswa (31%). Besar honor pengajar per jam adalah Rp 35.000,- untuk pengajar SD-SMP dan Rp 40.000,- untuk pengajar SMA.
Biaya variabel Lembaga bimbingan belajar meliputi biaya modul siswa, modul pengajar, honor pengajar dan alat tulis pengajar. Jumlah biaya variabel terbesar adalah biaya honor pengajar (48%) dan modul siswa (31%). Besar honor pengajar per jam adalah Rp 35.000,- untuk pengajar SD-SMP dan Rp 40.000,- untuk pengajar SMA.
Tabel Biaya Variabel Lembaga bimbingan belajar
Honor pengajar
Untuk kelas regular, jumlah jam kegiatan belajar mengajar (kbm) sebanyak
5 jam per pekan. Sehingga jika sebulan terdiri dari empat pekan dan
setahun terdiri dari 12 bulan maka jumlah jam kbm setiap tahun (2
semester) sebanyak 240 jam kbm. Sehingga total honor pengajar per tahun
(2 semester) sebesar Rp. 8.400.000,- (untuk pengajar SD-SMP) dan Rp.
9.600.000,- (untuk pengajar SMA). Untuk program 1 semester total honor
setengah dari program 1 tahun.
Untuk kelas intensif SMP, jumlah jam kbm sebanyak 6 jam per pekan dan
sebulan sebanyak 4 pekan sehingga total jam kbm sebanyak 24 jam.
Sehingga, total honor pengajar sebesar Rp. 840.000,-. Untuk kelas
intensif SMA, jumlah jam kbm sebanyak 8 jam per pekan dan sebulan
sebanyak 4 pekan sehingga total jam kbm sebanyak 32 jam. Sehingga, total
honor pengajar sebesar Rp. 1.280.000,-.
Untuk kelas fokus/garansi, jumlah jam kbm sebanyak 6 jam per pekan dan
sebulan sebanyak 4 pekan dan setahun sebanyak 12 bulan sehingga total
jam kbm sebanyak 288 jam. Sehingga, total honor pengajar sebesar Rp.
11.520.000,-. Untuk kelas fokus/garansi intensif, jumlah jam kbm
sebanyak 48 jam per pekan dan sebulan sebanyak 4 sehingga total jam kbm
sebanyak 288 jam. Sehingga, total honor pengajar sebesar Rp.
1.920.000,-.
Tabel Perhitungan Honor Pengajar Lembaga bimbingan belajar
Modul Siswa
Kebutuhan modul bergantung terhadap jumlah siswa. Setiap semester siswa memperoleh 2 buah modul sehingga untuk kelas semester ganjil setiap siswa mendapat 4 buah modul. Total kebutuhan modul berdasarkan proyeksi siswa Lembaga bimbingan belajar sebanyak 850 modul. 1 buah modul seharga Rp 50.000,- sehingga total kebutuhan modul dalam tahun pertama sebesar Rp. 42,5 juta.
Kebutuhan modul bergantung terhadap jumlah siswa. Setiap semester siswa memperoleh 2 buah modul sehingga untuk kelas semester ganjil setiap siswa mendapat 4 buah modul. Total kebutuhan modul berdasarkan proyeksi siswa Lembaga bimbingan belajar sebanyak 850 modul. 1 buah modul seharga Rp 50.000,- sehingga total kebutuhan modul dalam tahun pertama sebesar Rp. 42,5 juta.
Tabel Kebutuhan Modul
b.Biaya Tetap
Biaya tetap Lembaga bimbingan belajar terdiri dari biaya gaji, alat tulis kantor (ATK), listrik & telepon, utilitas lainnya (air, minuman), promosi dan depresiasi. Biaya tetap terbesar adalah gaji dengan total gaji per bulan sebesar Rp 9.600.000,-.
Biaya tetap Lembaga bimbingan belajar terdiri dari biaya gaji, alat tulis kantor (ATK), listrik & telepon, utilitas lainnya (air, minuman), promosi dan depresiasi. Biaya tetap terbesar adalah gaji dengan total gaji per bulan sebesar Rp 9.600.000,-.
Tabel Biaya Tetap Lembaga bimbingan belajar
Tahun pertama, Lembaga bimbingan belajar diperkirakan dapat menjaring
siswa sampai 325 anak yang terdiri dari 12 kelas. Pada semester pertama
diperkirakan terjaring 4 kelas dengan jumlah siswa 100 orang.
Tabel Prakiraan Jumlah Kelas dan Siswa Lembaga bimbingan belajar
5. Pengembalian Modal Investasi & bagi hasil
Modal investasi yang dikeluarkan akan dikembalikan sebagai salah satu item bagi hasil. Setiap tahun, 75% dari arus kas operasi akan dikeluarkan sampai seluruh modal investasi dikembalikan. Modal investasi diperkirakan selesai dikembalikan selama 3 tahun.
Modal investasi yang dikeluarkan akan dikembalikan sebagai salah satu item bagi hasil. Setiap tahun, 75% dari arus kas operasi akan dikeluarkan sampai seluruh modal investasi dikembalikan. Modal investasi diperkirakan selesai dikembalikan selama 3 tahun.
Tabel Perkiraan Pengembalian Modal Investasi Lembaga bimbingan belajar
Sisa 25% dari arus kas operasi disebut nett arus kas merupakan dana yang
akan dibagi sebagai bagi hasil. Pada perhitungan ini diasumsikan
investor dan pengelola mendapatkan bagi hasil masing-masing sebesar 50%.
Tabel Perkiraan Bagi Hasil Lembaga bimbingan belajar
6.Kriteria Kelayakan Investasi
Kriteria kelayakan investasi meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Nett Benefit Cost (Nett B/C) dan Pay Back Period (PBP). Berdasarkan perhitungan, nilai NPV Lembaga bimbingan belajar sebesar Rp 234 juta. Karena nilai NPV lebih besar dari 0 maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai NPV. Nilai IRR Lembaga bimbingan belajar sebesar 36%. Karena nilai IRR lebih besar dari discount factor maka proyek Lembaga bimbingan belajar ini layak berdasarkan nilai IRR. Nilai Net B/C Lembaga bimbingan belajar sebesar 1,9. Karena nilai Net B/C lebih besar dari 1 maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai Net B/C. Nilai PBP Lembaga bimbingan belajar selama 3,58 tahun. Karena nilai PBP lebih cepat dari umur ekonomis proyek maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai PBP.
Kriteria kelayakan investasi meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Nett Benefit Cost (Nett B/C) dan Pay Back Period (PBP). Berdasarkan perhitungan, nilai NPV Lembaga bimbingan belajar sebesar Rp 234 juta. Karena nilai NPV lebih besar dari 0 maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai NPV. Nilai IRR Lembaga bimbingan belajar sebesar 36%. Karena nilai IRR lebih besar dari discount factor maka proyek Lembaga bimbingan belajar ini layak berdasarkan nilai IRR. Nilai Net B/C Lembaga bimbingan belajar sebesar 1,9. Karena nilai Net B/C lebih besar dari 1 maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai Net B/C. Nilai PBP Lembaga bimbingan belajar selama 3,58 tahun. Karena nilai PBP lebih cepat dari umur ekonomis proyek maka proyek Lembaga bimbingan belajar layak berdasarkan nilai PBP.
Tabel Kriteria Kelayakan Investasi Lembaga bimbingan belajar
7.Analisis Sensitifitas
Analisis sensitifitas adalah analisis untuk mengukur jumlah pendapatan minimal atau biaya maksimal sehingga usaha pada titik impas atau rugi mengacuk pada criteria kelayakan finansial.
Analisis sensitifitas adalah analisis untuk mengukur jumlah pendapatan minimal atau biaya maksimal sehingga usaha pada titik impas atau rugi mengacuk pada criteria kelayakan finansial.
Berdasarkan perhitungan, jumlah siswa minimal adalah lebih dari 68 siswa
pada semester ganjil, 208 siswa pada semester genap dan terdapat 60
siswa intensif. Sehingga total jumlah siswa minimal pada tahun pertama
sebanyak 336 siswa. Dengan jumlah siswa sebanyak itu, criteria kelayakan
investasi adalah NPV minus Rp 499.000,-, IRR 17,97% dan Nt B/C 1,19 dan
PBP selama 9,8 tahun. Selain itu terdapat penambahan modal investasi
menjadi menjadi 300 juta untuk menutupi Biaya operasional.
Tabel Jumlah Minimal Siswa pada Titik Kerugian dengan Penambahan Modal
Jumlah siswa minimal yang lebih aman adalah 91 siswa pada semester
ganjil, 231 siswa pada semester genap dan terdapat 85 siswa intensif.
Sehingga total jumlah siswa minimal pada tahun pertama sebanyak 407
siswa. Dengan jumlah siswa sebanyak itu, criteria kelayakan investasi
adalah NPV Rp 135.141.000,-, IRR 28,41% dan Nt B/C 1,56 dan PBP selama
6,4 tahun. Modal investasi tetap sebesar 231 juta.
Tabel Jumlah Minimal Siswa Pada Titik Kerugian tanpa Penambahan Modal
Jumlah siswa minimal yang dikehendaki adalah 100 siswa pada semester
ganjil, 240 siswa pada semester genap dan terdapat 85 siswa intensif.
Sehingga total jumlah siswa minimal pada tahun pertama sebanyak 425
siswa. Dengan jumlah siswa sebanyak itu, criteria kelayakan investasi
adalah NPV Rp 234.022.000,-, IRR 36,44% dan Nett B/C 1,90 dan PBP selama
3,6 tahun. Modal investasi tetap sebesar 231 juta.
Tabel Jumlah Siswa Pada Titik Normal
E.KESIMPULAN
Pendirian lembaga bimbingan belajar di kecamatan Pancoran Mas layak dari
sisi pasar dan finansial. Jumlah siswa minimal yang dipersyaratkan agar
lembaga bimbingan belajar ini dapat menghasilkan keuntungan dalam angka
yang rasional. Oleh karena itu, bagi investor dapat menindaklanjuti
pendirian lembaga bimbingan belajar tersebut.
PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMEN
LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR ( LBB ) ”FUN GAMA “
Kelompok :
1. Asep Nugroho (PA/10451) 2. Anggara Indra Putra (PA/10561) 3. Ibnu Kurniawan (PA/10693) 4. F. Indra Trijayanto (PA/10719)
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA 2007
LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR ( LBB ) ”FUN GAMA “
Kelompok :
1. Asep Nugroho (PA/10451) 2. Anggara Indra Putra (PA/10561) 3. Ibnu Kurniawan (PA/10693) 4. F. Indra Trijayanto (PA/10719)
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA 2007
Bentuk Usaha : Lembaga Bimbingan Belajar Privat (LBBP)
Nama Usaha : LBBP Fun GAMA
Slogan : ” Funtastic for Smart “
Visi : Cerdas dalam akademik, sukses dalam kehidupan
Misi : LBBP Fun GAMA membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan metode belajar yang menyenangkan.
Alasan pemilihan usaha : 1. Di era modern ini pendidikan sudah menjadi kebutuhan pokok 2. Dengan semakin meningkatnya standar kelulusan yang ditetapkan oleh
pemerintah, membuat para orang tua resah sehingga mendorong kami untuk berpartisipasi dalam membantu proses pembelajaran
3. Modal yang digunakan untuk pendirian usaha relatif kecil 4. Jika usaha ini berjalan dengan baik, maka siklus perputaran modal relatif singkat 5. Usaha ini secara tidak langsung melatih kami untuk memiliki kemampuan
negosiasi, akademik, dan kemampuan dalam public relation.
Proyeksi Modal Modal yang digunakan untuk usaha ini relatif kecil, yaitu per @ Rp. 100.000 atau dengan kata lain terkumpul sekitar Rp. 400.000 untuk 1 kelompok. Modal ini akan kami gunakan untuk keperluan sebagai berikut :
1. Pembuatan dan pendistribusian brosur Rp. 180.000 2. Pengadaan Form Pendaftaran Rp. 20.000 3. Pengadaan kartu administrasi untuk tentor dan anak didik Rp. 50.000 4. Pengadaan buku administrasi, stempel, dsb Rp. 50.000 5. Pengadaan bank soal, bahan untuk pengajaran,dsb Rp. 100.000
Target keberhasilan 1. Target awal ( bulan Desember-Januari )
- Mendapatkan minimal 5 orang peserta perorangan dengan jumlah pertemuan adalah minimal 4 kali
2. Target menengah ( 6 bulan ) – Tiap bulannya minimal mendapatkan 2 peserta baru perorangan dengan
jumlah pertemuan minimal 4 kali – Jumlah total peserta baik yang baru maupun yang lama tiap bulannya
adalah 8 orang peserta perorangan 3. Target jangka panjang ( 2 tahun )
- Tiap bulannya minimal mendapatkan 5 orang baru peserta perorangan dengan jumlah pertemuan minimal 10 kali.
- Jumlah total peserta baik yang baru maupun yang lama tiap bulannya adalah 25 orang peserta perorangan
Proyeksi Keuntungan Misal dalam satu bulan (Desember – Januari) mendapatkan 5 peserta perorangan masing-masing 2 (dua) orang peserta dari jenjang kelas 2 SMP dan 3 (tiga) orang lagi dari jenjang kelas 3 SMA. Pendapatan yang diperoleh :
Nama Usaha : LBBP Fun GAMA
Slogan : ” Funtastic for Smart “
Visi : Cerdas dalam akademik, sukses dalam kehidupan
Misi : LBBP Fun GAMA membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan metode belajar yang menyenangkan.
Alasan pemilihan usaha : 1. Di era modern ini pendidikan sudah menjadi kebutuhan pokok 2. Dengan semakin meningkatnya standar kelulusan yang ditetapkan oleh
pemerintah, membuat para orang tua resah sehingga mendorong kami untuk berpartisipasi dalam membantu proses pembelajaran
3. Modal yang digunakan untuk pendirian usaha relatif kecil 4. Jika usaha ini berjalan dengan baik, maka siklus perputaran modal relatif singkat 5. Usaha ini secara tidak langsung melatih kami untuk memiliki kemampuan
negosiasi, akademik, dan kemampuan dalam public relation.
Proyeksi Modal Modal yang digunakan untuk usaha ini relatif kecil, yaitu per @ Rp. 100.000 atau dengan kata lain terkumpul sekitar Rp. 400.000 untuk 1 kelompok. Modal ini akan kami gunakan untuk keperluan sebagai berikut :
1. Pembuatan dan pendistribusian brosur Rp. 180.000 2. Pengadaan Form Pendaftaran Rp. 20.000 3. Pengadaan kartu administrasi untuk tentor dan anak didik Rp. 50.000 4. Pengadaan buku administrasi, stempel, dsb Rp. 50.000 5. Pengadaan bank soal, bahan untuk pengajaran,dsb Rp. 100.000
Target keberhasilan 1. Target awal ( bulan Desember-Januari )
- Mendapatkan minimal 5 orang peserta perorangan dengan jumlah pertemuan adalah minimal 4 kali
2. Target menengah ( 6 bulan ) – Tiap bulannya minimal mendapatkan 2 peserta baru perorangan dengan
jumlah pertemuan minimal 4 kali – Jumlah total peserta baik yang baru maupun yang lama tiap bulannya
adalah 8 orang peserta perorangan 3. Target jangka panjang ( 2 tahun )
- Tiap bulannya minimal mendapatkan 5 orang baru peserta perorangan dengan jumlah pertemuan minimal 10 kali.
- Jumlah total peserta baik yang baru maupun yang lama tiap bulannya adalah 25 orang peserta perorangan
Proyeksi Keuntungan Misal dalam satu bulan (Desember – Januari) mendapatkan 5 peserta perorangan masing-masing 2 (dua) orang peserta dari jenjang kelas 2 SMP dan 3 (tiga) orang lagi dari jenjang kelas 3 SMA. Pendapatan yang diperoleh :
Pendaftaran @ Rp 5.000,00 (sudah diskon 50%) = Rp 25.000,00 Pemasukan
dari 2 peserta pada jenjang SMPRp 26.000,00 x 2 x 4 pertemuan = Rp
208.000,00 Pemasukan dari 3 peserta pada jenjang SMPRp 32.000,00 x 3 x 4
pertemuan = Rp 384.000,00 Jumlah total pemasukan = Rp 617.000,00
Honor tentor Kelas 2 SMP Rp 16.000,00 x 2 x 4 pertemuan = Rp 128.000,00 Kelas 3 SMA Rp 18.000,00 x 3 x 4 pertemuan = Rp 216.000,00 Total honor untuk tentor-tentor Rp 344.000,00
Pengadaan brosur untuk bulan berikutnya Rp 120.000,00 Total pengeluaran Rp 464.000,00
Laba bersih = pemasukan – pengeluaran = Rp 617.000,00 – Rp 464.000,00 = Rp 153.000,00
Break Event Point (BEP) Perhitungan Rp 400.000,00 / Rp 153.000,00 = 2,5 bulan Jadi modal awal akan kembali dalam jangka waktu sekitar 2,5 bulan. Amin.
Jika jumlah peserta melebihi target awal yang telah ditetapkan maka modal awal daat kembali dalam jangka waktu kurang dari sebulan.
AD/ ART Usaha Sistem Usaha
1. Sistem yang akan kami terapkan dalam usaha ini berupa sistem honor, dengan ketentuan sebagai berikut:
2. LBBP Fun GAMA mencarikan calon anak didik bagi para tentor yang telah bergabung sebelumnya,
3. Sistem pembagian honor berdasarkan kepada kesepakatan kontrak kerja yang telah disetujui oleh tentor,
4. Para tentor yang tergabung dalam LBBP Fun GAMA berhak memperoleh bonus dari pihak managemen LBBP jika dapat memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.
Pembagian Kerja • Asep Nugroho dalam Bagian Pengawasan dan Pengendalian Mutu
Pendidikan Bertugas membuat silabus pengajaran dan bank soal, pengadaan modul-modul pembelajaran, dan melakukan monitoring kegiatan.
• Anggara Indra Putra dalam Bagian Administrasi/ Keuangan Bertugas merancang, menyusun, melakukan pencatatan dan melaporkan
administrasi/keuangan LBBP. • Ibnu Kurniawan dalam Bagian Marketing/ Pemasaran Bertugas pengadaan brosur dan media promosi lain, mencari klien/ pemasaran,
melakukan negosiasi dengan calon anak didik.
Honor tentor Kelas 2 SMP Rp 16.000,00 x 2 x 4 pertemuan = Rp 128.000,00 Kelas 3 SMA Rp 18.000,00 x 3 x 4 pertemuan = Rp 216.000,00 Total honor untuk tentor-tentor Rp 344.000,00
Pengadaan brosur untuk bulan berikutnya Rp 120.000,00 Total pengeluaran Rp 464.000,00
Laba bersih = pemasukan – pengeluaran = Rp 617.000,00 – Rp 464.000,00 = Rp 153.000,00
Break Event Point (BEP) Perhitungan Rp 400.000,00 / Rp 153.000,00 = 2,5 bulan Jadi modal awal akan kembali dalam jangka waktu sekitar 2,5 bulan. Amin.
Jika jumlah peserta melebihi target awal yang telah ditetapkan maka modal awal daat kembali dalam jangka waktu kurang dari sebulan.
AD/ ART Usaha Sistem Usaha
1. Sistem yang akan kami terapkan dalam usaha ini berupa sistem honor, dengan ketentuan sebagai berikut:
2. LBBP Fun GAMA mencarikan calon anak didik bagi para tentor yang telah bergabung sebelumnya,
3. Sistem pembagian honor berdasarkan kepada kesepakatan kontrak kerja yang telah disetujui oleh tentor,
4. Para tentor yang tergabung dalam LBBP Fun GAMA berhak memperoleh bonus dari pihak managemen LBBP jika dapat memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.
Pembagian Kerja • Asep Nugroho dalam Bagian Pengawasan dan Pengendalian Mutu
Pendidikan Bertugas membuat silabus pengajaran dan bank soal, pengadaan modul-modul pembelajaran, dan melakukan monitoring kegiatan.
• Anggara Indra Putra dalam Bagian Administrasi/ Keuangan Bertugas merancang, menyusun, melakukan pencatatan dan melaporkan
administrasi/keuangan LBBP. • Ibnu Kurniawan dalam Bagian Marketing/ Pemasaran Bertugas pengadaan brosur dan media promosi lain, mencari klien/ pemasaran,
melakukan negosiasi dengan calon anak didik.
• Fabianus Indra Tri Jayanto dalam Bagian Human Resource Development (HRD)
Bertugas melakukan penyeleksian terhadap calon-calon tentor yang ingin bergabung dalam LBBP, menyusun jadwal belajar private dan melaporkan perkembangan akademik peserta didik, melakukan pengembangan sumber daya yang ada demi kelancaran kerja dalam LBBP
http://www.airlangga-operation.com/?p=66Bertugas melakukan penyeleksian terhadap calon-calon tentor yang ingin bergabung dalam LBBP, menyusun jadwal belajar private dan melaporkan perkembangan akademik peserta didik, melakukan pengembangan sumber daya yang ada demi kelancaran kerja dalam LBBP
Minggu, 28 Juli 2013
Contoh SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN TINGGAL DI ASRAMA PUTRI
SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN TINGGAL DI
ASRAMA PUTRI
Yang
bertanda tangan di bawah ini, saya :
Nama
lengkap : Khomsatun
Tempat,
tanggal lahir : Indramayu, 03 Juni 2013
No
NIM : 1112033100069
Jurusan/Fak : Aqidah Filsafat/Fakultas Ushuluddin
Semester : 3 /A
Dengan ini menyatakan
bersedia tinggal di asrama Putri selama waktu yang ditentukan (menempuh
pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dengan ketentuan sebagai berikut
:
1.
Mematuhi semua tata tertib yang berlaku
2. Menjaga
ketertiban, kebersihan dan ketenangan hidup di asrama
3. Mematuhi
disiplin belajar mandiri dan shalat berjama’ah di
masjid
4. Menjaga
dan memelihara fasilitas yang ada baik di asrama maupun Kampus (Kantin, Masjid,
Lab Komputer, Perpustakaan, dll) serta siap bertanggungjawab atas kerusakan
atau kehilangan yang terjadi sengaja maupun tidak.
5. Memakai
listrik dan air serta fasilitas yang disediakan dengan efektif dan efisien
6. Selalu
menjaga etika pergaulan sehari-hari dengan menjunjung nilai-nilai akhlakul
karimah, serta saling mengingatkan dalam kebaikan dan kebenaran
7. Selalu
berusaha menjaga kebersihan dan kerapihan diri
8. Selalu
berusaha berbusana sopan, islami dan sederhana sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
9. Selalu
berusaha memanfaatkan setiap kegiatan dan kesempatan untuk mengoptimalkan semua
potensi diri dengan menjadi yang terdepan dalam kebaikan.
Ciputat, 29
Juli 2013
Mengetahui,
Orang Tua/Wali Mahasiswa
|
(Fathoni) (Khomsatun)
Langganan:
Postingan (Atom)


