Minggu, 24 Maret 2013

Materi KAHFI


RANGKUMAN
Materi I
“Timel Line Control”

Nama              : Hasan Basri
No. ID             : KF.14.13.018
Kelas               : A (AL-KINDI)

1.      Pengertian
Time Line Control berarti pengaturan waktu, artinya setiap orang memiliki waktu dan sama jumlahnya yaitu 24 jam dalam sehari semalam. waktu untuk belajar, ibadah, berkarya, dan lain sebagainya. Namun, dalam penggunaanya berbeda-beda, ada yang digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, dan ada juga digunakan untuk hal yang sia-sia. Maka dari itulah, perlu adanya Time line Control guna mengatur waktu dalam diri setiap manusia. waktu itu akan menjadi sia-sia jika kita tidak bisa mengaturnya, kenapa? Karena waktu amat sangatlah penting, waktu tidak mungkin bisa kembali, waktu akan terus berlalu, jika kita tak mampu mengaturnya maka waktu akan memakan kita, kita akan tersesat dan sangat merugi. Maka dari itulah waktu harus kita manage dengan sebaik-baiknya.
Dalam pepatah mengatakan:
“Waktu bagaikan seperti Pedang, barang siapa yang tidak bisa menggunakanya maka ia akan ditebas oleh pedang itu”.
2.      Diri itu terdiri dari beberapa hal, yaitu: Pikiran, Badan, keadaan situasi dan Lingkungan.
3.      Hidup ini harus punya Cita-cita, harus selalu berjuang dengan gigih dan serius. Jangan selalu bergantung pada orang tua, karena hidup ini tidak ada istirahat, dan tidak ada alasan untuk itu. why? Karena, pada hakikatnnya setiap manusia sudah diberi waktu istirahat. Artinya “Kullu nafsin dzaiqatul Maut” setiap orang pasti  akan mati. Dialam kubur itulah masa istirahat yang amat sangat panjang.
4.      Prinsip hidup: “Perbanyaklah NGANTUK dan perbanyaklah LAPAR”. Artinya dalam kehidupan ini jangan sampai waktu-waktu kita hanya memperbanyak untuk ngisi perut, makan, makan dan makan. Akan tetapi perbanyaklah ibadah, ikhtiar,  dan berdo’a kepada Allah SWT. Itu semua merupakan suatu bukti bahwa kita selalu bersyukur atas segala nikmat Allah yang telah di karuniakan kepada kita.
5.      Al-Qur’an adalah Pedoman dan arahan untuk perjalanan kehidupan manusia. semuanya sudah diatur didalam nya. so, Kenapa harus GALAU? Jika masih galau maka itu berarti Terputus. Ia sudah tak lagi beriman kepada Allah, sedangkan syarat untuk kebahagiaan itu ialah harus percaya dan yakin (iman) kepada Allah SWT.
6.      Mata itu semakin terbuka maka ia semakin tertipu, dan kekuatan mata itu ketika tertutup.
7.      Hukum alam semesta (hokum Balance): yaitu orang kaya dikasih harta tapi ia tidak memiliki kekuatan dan kepintaran. Sedangkan orang miskin tidak diberi harta namun ia diberi kekuatan dan kepintaran. Sesunggunya Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana.
8.      Rumus Sukses adalah PEDULI.

RANGKUMAN
Materi III
“Kepedulian”

A.    Segitiga Sukses
Setiap orang berhak untuk sukses dan memiliki apa yang diinginkan atau di cita-citakanya, namun dalam pencapaianya sedikit sekali orang yang tahu kuncinya, tentu itu semua yang harus kita cari dan kita siapkan karena dalam kehidupan ini pasti akan dating haling rintang yang menghadang, maka dari itu perlu kiranya kita mempersiapkannya dengan sebaiik-baiknya. 
Kunci Sukses Hidup = Sukses itu Mudah
“Dia-lah Yang menjadikan bumi ini mudah bagi kamu. Maka berjalanlah di segala penjurunya & makanlah rezki-NYA, (yang tidak terbatas jumlahnya)”. ( QS. Al-Mulk: 15 )
Dari dalil diatas tentunya dapat kita pastikan bahwa untuk meraih sukses itu mudah, karena Allah sudah mengkaruniakan setiap manusia sebuah rizki, namun yang harus di pikirkan adalah bagaimana cara mendapatkannya? Dan apa kuncinya. Dibawah ini ada rumus sukses yaitu yang disebut dengan Segitiga Sukses.


 





1.      Setiap orang sukses minimal harus memiliki 10 capability (10 Kecerdasan)
a.       Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata, urutan kata, suara, ritme dan intonasi dari kata yang di ucapkan. Termasuk kemampuan untuk mengerti kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan menyampaikan informasi
b.      Kecerdasan logical
Kecerdasan matematis-logis adalah kecerdasan yang melibatkan keterampilan mengolah angka dengan baik dan atau kemahiran menggunakan penalaran atau logika dengan benar. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada hubungan logis, hubungan sebab akibat, dan logika-logika lainnya. Proses yang digunakan dalam kecerdasan matematis-logis ini antara lain klasifikasi (penggolongan/pengelompokan), pengambilan kesimpulan dan perhitungan.
c.       Kecerdasan Kinestetic
Kecerdasan ini merupakan keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk menyampaikan ide dan perasaan, dan keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah suatu bentuk. Kecerdasan ini meliputi kemampuan fisik yang khusus, seperti koordinasi, keseimbngan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan maupun kemampuan menerima rangsangan panca indera.
d.      Kecerdasan Musical
Kecerdasan ini merupakan kemampuan memahami, membedakan, mengubah dan mengungkapkan bentuk-bentuk musikal. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada irama, pola titi nada dan melodi, dan warna nada atau warna suara lagu. Seseorang yang memiliki kecerdasan musik yang tinggi memiliki kemampuan yang baik dalam bernyanyi, bersenandung, dan bersiul atau bersuara-suara kecil, memainkan sebuah lagu, menggerak-gerakkan tubuh sesuai irama atau ikut bernyanyi dan memainkan alat musik.
e.       Kecerdasan Spatial
Kecerdasan ini merupakan kemampuan memahami bangun tiga dimensi (ruang secara tepat). Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang dan hubungan antar unsur-unsur tersebut. Kecerdasan ini meliputi kemampuan membeyangkan, dan menyampaikan ide dalam bentuk gambar dua mapun tiga dimensi.
f.       Kecerdasan Natural
Kecerdasan natural merupakan kemampuan mengenali dan mengkategorikan hewan atau tumbuhan di lingkungan sekitar. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada gejala alam, seperti cuaca, bentuk awan, dan gunung-gunung.
g.      Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan Interpersonal adalah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain. Peka pada ekpresi wajah, suara dan gerakan tubuh orang lain dan ia mampu memberikan respon secara efektif dalam berkomunikasi. Kecerdasan ini juga mampu untuk masuk ke dalam diri orang lain, mengerti dunia orang lain, mengerti pandangan, sikap orang lain dan umumnya dapat memimpin kelompok.
h.      Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan intrapersonal merupakan kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak berdasarkan pemahaman tersebut. Kecerdasan ini meliputi kemampuan memahami kekuatan dan keterbatasan diri, kesadaran akan suasana hati, kehendak, motivasi, sifat, keinginan, serta kemampuan berdisiplin diri, dan menghargai diri.
i.        Kecerdasan Spiritual
Kecerdasan spiritual atau yang biasa dikenal dengan SQ (spiritual quotient) adalah kecerdasan jiwa yang membantu seseorang untuk mengembangkan dirinya secara utuh melalui penciptaan kemungkinan untuk menerapkan nilai-nilai positif.
j.        Kecerdasan Action
Kecerdasan Tindakan (AcQ) adalah tindakan yang diambil dari pemikiran yang dalam(IQ), dengan sepenuh hati (EQ) dengan dasar iman (SQ) yang tidak dipengaruhi oleh rasa takut terhadap kesulitan-kesulitan yang mungkin muncul di depan (AQ).
2.      Opportunity (keberuntungan dan Kesempatan).
3.      Care (peduli)
4.      Sesungguhnya Takdir Allah adalah Surga.
Be rsambubung