RANGKUMAN
Materi I
“Timel Line
Control”
Nama : Hasan Basri
No. ID : KF.14.13.018
Kelas : A (AL-KINDI)
1. Pengertian
Time Line Control berarti pengaturan waktu, artinya setiap orang memiliki
waktu dan sama jumlahnya yaitu 24 jam dalam sehari semalam. waktu untuk
belajar, ibadah, berkarya, dan lain sebagainya. Namun, dalam penggunaanya
berbeda-beda, ada yang digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, dan ada juga
digunakan untuk hal yang sia-sia. Maka dari itulah, perlu adanya Time line
Control guna mengatur waktu dalam diri setiap manusia. waktu itu akan
menjadi sia-sia jika kita tidak bisa mengaturnya, kenapa? Karena waktu amat
sangatlah penting, waktu tidak mungkin bisa kembali, waktu akan terus berlalu,
jika kita tak mampu mengaturnya maka waktu akan memakan kita, kita akan
tersesat dan sangat merugi. Maka dari itulah waktu harus kita manage
dengan sebaik-baiknya.
Dalam pepatah mengatakan:
“Waktu bagaikan seperti Pedang, barang siapa yang tidak
bisa menggunakanya maka ia akan ditebas oleh pedang itu”.
2. Diri itu terdiri dari beberapa hal, yaitu: Pikiran, Badan,
keadaan situasi dan Lingkungan.
3. Hidup ini harus punya Cita-cita, harus selalu berjuang dengan
gigih dan serius. Jangan selalu bergantung pada orang tua, karena hidup ini
tidak ada istirahat, dan tidak ada alasan untuk itu. why? Karena, pada
hakikatnnya setiap manusia sudah diberi waktu istirahat. Artinya “Kullu
nafsin dzaiqatul Maut” setiap orang pasti
akan mati. Dialam kubur itulah masa istirahat yang amat sangat panjang.
4.
Prinsip hidup: “Perbanyaklah
NGANTUK dan perbanyaklah LAPAR”. Artinya dalam kehidupan ini jangan sampai
waktu-waktu kita hanya memperbanyak untuk ngisi perut, makan, makan dan makan.
Akan tetapi perbanyaklah ibadah, ikhtiar,
dan berdo’a kepada Allah SWT. Itu semua merupakan suatu bukti bahwa kita
selalu bersyukur atas segala nikmat Allah yang telah di karuniakan kepada kita.
5.
Al-Qur’an adalah
Pedoman dan arahan untuk perjalanan kehidupan manusia. semuanya sudah diatur
didalam nya. so, Kenapa harus GALAU? Jika masih galau maka itu berarti
Terputus. Ia sudah tak lagi beriman kepada Allah, sedangkan syarat untuk
kebahagiaan itu ialah harus percaya dan yakin (iman) kepada Allah SWT.
6.
Mata itu semakin
terbuka maka ia semakin tertipu, dan kekuatan mata itu ketika tertutup.
7.
Hukum alam semesta
(hokum Balance): yaitu orang kaya dikasih harta tapi ia tidak memiliki kekuatan
dan kepintaran. Sedangkan orang miskin tidak diberi harta namun ia diberi
kekuatan dan kepintaran. Sesunggunya Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana.
8.
Rumus Sukses adalah
PEDULI.
RANGKUMAN
Materi III
“Kepedulian”
A.
Segitiga Sukses
Setiap orang berhak untuk
sukses dan memiliki apa yang diinginkan atau di cita-citakanya, namun dalam
pencapaianya sedikit sekali orang yang tahu kuncinya, tentu itu semua yang
harus kita cari dan kita siapkan karena dalam kehidupan ini pasti akan dating haling
rintang yang menghadang, maka dari itu perlu kiranya kita mempersiapkannya
dengan sebaiik-baiknya.
Kunci Sukses Hidup = Sukses itu
Mudah
“Dia-lah Yang menjadikan bumi
ini mudah bagi kamu. Maka berjalanlah di segala penjurunya & makanlah
rezki-NYA, (yang tidak terbatas jumlahnya)”. ( QS.
Al-Mulk: 15 )
Dari dalil diatas tentunya dapat kita pastikan bahwa untuk meraih
sukses itu mudah, karena Allah sudah mengkaruniakan setiap manusia sebuah
rizki, namun yang harus di pikirkan adalah bagaimana cara mendapatkannya? Dan apa
kuncinya. Dibawah ini ada rumus sukses yaitu yang disebut dengan Segitiga
Sukses.
![]() |
1.
Setiap orang sukses minimal
harus memiliki 10 capability (10 Kecerdasan)
a.
Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan linguistik adalah
kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun
tulisan. Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata, urutan kata,
suara, ritme dan intonasi dari kata yang di ucapkan. Termasuk kemampuan untuk
mengerti kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan menyampaikan
informasi
b.
Kecerdasan logical
Kecerdasan matematis-logis adalah
kecerdasan yang melibatkan keterampilan mengolah angka dengan baik dan atau
kemahiran menggunakan penalaran atau logika dengan benar. Kecerdasan ini
meliputi kepekaan pada hubungan logis, hubungan sebab akibat, dan logika-logika
lainnya. Proses yang digunakan dalam kecerdasan matematis-logis ini antara lain
klasifikasi (penggolongan/pengelompokan), pengambilan kesimpulan dan
perhitungan.
c.
Kecerdasan Kinestetic
Kecerdasan ini merupakan keahlian
menggunakan seluruh tubuh untuk menyampaikan ide dan perasaan, dan keterampilan
menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah suatu bentuk. Kecerdasan ini
meliputi kemampuan fisik yang khusus, seperti koordinasi, keseimbngan,
keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan maupun kemampuan menerima
rangsangan panca indera.
d.
Kecerdasan Musical
Kecerdasan ini merupakan kemampuan
memahami, membedakan, mengubah dan mengungkapkan bentuk-bentuk musikal.
Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada irama, pola titi nada dan melodi, dan
warna nada atau warna suara lagu. Seseorang yang memiliki kecerdasan musik yang
tinggi memiliki kemampuan yang baik dalam bernyanyi, bersenandung, dan bersiul
atau bersuara-suara kecil, memainkan sebuah lagu, menggerak-gerakkan tubuh
sesuai irama atau ikut bernyanyi dan memainkan alat musik.
e.
Kecerdasan Spatial
Kecerdasan ini merupakan kemampuan
memahami bangun tiga dimensi (ruang secara tepat). Kecerdasan ini meliputi
kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang dan hubungan antar unsur-unsur
tersebut. Kecerdasan ini meliputi kemampuan membeyangkan, dan menyampaikan ide
dalam bentuk gambar dua mapun tiga dimensi.
f.
Kecerdasan Natural
Kecerdasan natural merupakan
kemampuan mengenali dan mengkategorikan hewan atau tumbuhan di lingkungan
sekitar. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada gejala alam, seperti cuaca,
bentuk awan, dan gunung-gunung.
g.
Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan Interpersonal adalah kemampuan untuk mengamati
dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain. Peka pada ekpresi wajah,
suara dan gerakan tubuh orang lain dan ia mampu memberikan respon secara
efektif dalam berkomunikasi. Kecerdasan ini juga mampu untuk masuk ke dalam
diri orang lain, mengerti dunia orang lain, mengerti pandangan, sikap orang
lain dan umumnya dapat memimpin kelompok.
h.
Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan intrapersonal merupakan
kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak berdasarkan pemahaman tersebut.
Kecerdasan ini meliputi kemampuan memahami kekuatan dan keterbatasan diri,
kesadaran akan suasana hati, kehendak, motivasi, sifat, keinginan, serta
kemampuan berdisiplin diri, dan menghargai diri.
i.
Kecerdasan Spiritual
Kecerdasan spiritual atau yang
biasa dikenal dengan SQ (spiritual
quotient) adalah kecerdasan
jiwa yang membantu
seseorang untuk mengembangkan dirinya secara utuh melalui penciptaan
kemungkinan untuk menerapkan nilai-nilai positif.
j.
Kecerdasan Action
Kecerdasan Tindakan (AcQ) adalah
tindakan yang diambil dari pemikiran yang dalam(IQ), dengan sepenuh hati (EQ)
dengan dasar iman (SQ) yang tidak dipengaruhi oleh rasa takut terhadap
kesulitan-kesulitan yang mungkin muncul di depan (AQ).
2. Opportunity (keberuntungan
dan Kesempatan).
3.
Care (peduli)
4.
Sesungguhnya Takdir Allah
adalah Surga.
Be rsambubung

Tidak ada komentar:
Posting Komentar